“Bisa membantu menyelesaikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, terlibat di dalamnya. Nanti juga ada beberapa orang pendamping yang akan menemani para mahasiswa selama berada di lokasi,” tuturnya.
*Pesan Dekan FAI Unismuh*
Dekan FAI Unismuh Dr Amirah Mawardi dalam materi pembekalannya, menyampaikan bahwa KKN-T merupakan aplikasi Catur Dharma Perguruan Tinggi, yakni Pengajaran, Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Pembinaan Al-Islam Kemuhammadiyahan.
“Khusus untuk mahasiswa FAI yang ber KKN-T, berkonsentrasi pada disiplin ilmu maising-masing. Hukum Eknomi Syariah akan mengaplikasikan Ilmu Ekonomi Syariah dan untuk Pendidikan Agama Islam dan bahasa arab banyak di lembaga Pendidikan,” ungkapnya.
Nakhoda FAI Unismuh ini juga berharap mahasiswa terlibat dalam pembinaan masyarakat, majelis ta’lim, taman pendidikan Alquran, Taman Pendidikan Masjid, dan yang paling pokok adalah pembinaan cabang dan ranting Muhammadiyah dimana lokasi mereka berada,” ungkapnya.
Amirah menambahkan, para mahasiswa KKN-T diharapkan menjadi qudwah atau teladan. Lazim kalau mahasiswa FAI turun melakukan KKN, selalu dirindukan oleh masyarakat. Terutama dalam hal memberikan pemahaman keagamaan, seperti tuntunan beribadah, mulai dari tuntunan membaca dan menulis Alqurán, salat yang benar, perawatan jenazah, tuntunan manajemen masjid, sampai pada membina majelis ta’lim.
Selain itu, Amirah berharap mahasiswa KKN dapat menjadi duta promosi kampus. “Kami berharap Ananda juga menjadi duta promosi kampus. Perkenalkan Unismuh, dan minimal membawa dua mahasiswa baru khususnya untuk memilih program studi yang ada di FAI Unismuh,” pesan aktivis IMM era 1990-an ini.