Pelayanan akademik kepada para mahasiswa juga akan terus ditingkatkan dan membangun komunikasi yang lebih baik baik lagi, katanya.
Selain itu kerjasama dan membangun jejaring kolaborasi akan terus digencarkan. Apalagi saat ini ada beberapa alumni S3 Sosiologi telah sukses berkarier di tempat masing masing dan malah ada sudah berada pada posisi puncuk menjadi pimpinan perguruan tinggi dan instansi pemerintah dan swasta, tegasnya.
Para alumni ini sangat potensial dan memudahkan untuk membangun jejaring dan kolaborasi pada pengembangan dan penguatan prodi program doktoral sosiologi ini.
Guna membangun komunikasi lebih intensif dengan para alumni dalam waktu dekat akan mengaktifkan kembali kehadiran IKA S3 Sosiologi PPS-UNM, agar dapat menjadi mitra dalam membesarkan dan memberi daya saing prodi ini, ungkapnya.
Sosok Prof Syamsu adalah Sarjana Ilmu Pendidikan IKIP Ujungpandang 1983. Magister Sosiologi PPs-Unhas 2011 serta Doktor Sosiologi PPs-UNM termasuk angkatan pertama dan perintis kehadiran S3 Sosiologi UNM.
Dia mulai meniti karier jadi pengajar sejak 1985 diterima jadi dosen FKIP Universitas Tadulako Palu. Sejak 1989 pindah ke Kopertis Wilayah IX Sulawesi ditempatkan di UVRI Makassar.
Dikampus ini meniti karier, posisi pernah dilewati, Sekretaris Jurusan FKIP UVRI 1990. Setahun kemudian diberi amanah jadi Pembantu Dekan I FKIP UVRI 1991. Dekan FKIP UVRI dijabat 1993-1996.
Jabatan karier terus berpindah 1997-2000 jadi Pembantu Rektor III UVRI Makassar. Selanjutnya 2001-2004 diangkat jadi Pembantu Rektor II UVRI Makassar.
Pembantu Rektor I dijalani 2007-2009. Tahun 2010 diberi amanah menjadi rektor, posisi jabatan tertinggi dalam institusi pendidikan tinggi. Sejak 2019 pindah mengajar dari Kantor LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi ke FIS UNM.***