spot_img

Evaluasi Penetapan Korban Begal jadi Tersangka di NTB, Ini Kata Pakar Hukum Pidana

Bagikan:

Tanggal:

Inilah sebagaimana dikemukakan oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto “masyarakat takut melawan kejahatan”. Pada awalnya pembelaan terpaksa tidak dikenal karena didasarkan pada postulat di zaman kuno yang menyatakan vim vi repellere licet artinya kekerasan tidak boleh dibalas dengan kekerasan.

Dalam perkembangannya adagium ini sudah ditinggalkan dalam rangka menegakkan ketertiban umum. Demikian pula prinsip moral dalam proses pidana (non scripta sed nata lex). (*)

Baca juga :  Momen Kegembiraan dan Keakraban Hingga Haru Warnai Lepas Sambut Kepala Sekolah di SMA 23 Makassar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

9 Warga Sinjai Terkena Campak, Ini Penyebabanya

PEDOMANRAKYAT, SINJAI -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sinjai mencatat ada 9 kasus positif campak hingga pekan ketiga bulan...

Jelang Idul Adha, Masjid Nailul Ma’ram Sinjai Buka Donasi Hewan Kurban

PEDOMANRAKYAT, SINJAI -- Menjelang hari raya Idul Adha 2024 M / 1445 H, Masjid Jami Nailul Ma'ram Kabupaten...

Aksi DPO ini Berakhir Ditangan Tim Intelijen dan Jaksa Eksekutor Kejari Makassar

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Tim Intelijen dan Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Makassar, melakukan penangkapan terhadap Daftar Pencarian Orang (DPO)...

Ketua Bawaslu Enrekang Melantik 36 Anggot Panwascam Untuk Pemilu 2024

PEDOMANRAKYAT, ENREKANG -- Secara resmi, Ketua Bawaslu Enrekang, Hamdan Hidadayat, melantik dan mengambil sumpah janji, serta memberikan pembekalan...