spot_img

Katakan Yang Benar Meskipun Pahit

Bagikan:

Tanggal:

Oleh : H Hasaruddin, Guru Besar UIN Alauddin Makassar

Dalam beberapa kesempatan menyampaikan ceramah atau memberi nasihat keagamaan, biasanya muballigh/ da’i mengutip sabda Rasulullah SAW, “Qulil haqqa wa lau Kaana Murron.” Yang artinya, “Katakan yang benar walaupun pahit.”

Hadis Rasulullah SAW tersebut mengingatkan kepada kita bahwasanya kebenaran harus diungkapkan, walau dengan risiko yang mungkin akan kembali kepada diri mereka yang berani mengungkapkan kebenaran tersebut.

Dari sini, tersirat bahwasanya, untuk mengungkapkan suatu kebenaran bukanlah hal yang mudah dilakukan.

Hadis Rasulullah SAW itu juga mengingatkan agar kita mau dan berani melakukan introspeksi terhadap diri kita dahulu sebelum melakukan masukan kepada orang lain.

Umumnya, introspeksi terhadap diri sendiri terasa berat, karena aib diri sendiri takut diketahui orang lain. Seperti halnya ketika ada yang mempertanyakan harta kekayaan yang kita miliki, mobil, dan sebagainya. Agar tidak menimbulkan kecurigaan alangkah baiknya dijelaskan asal-usul harta yang kita peroleh.

Apalagi misalnya, kita dipercaya oleh masyarakat sebagai tokoh yang mewakili mereka dalam melaksanakan amanah untuk menegakkan kebenaran ataupun melaksanakan hal-hal yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat banyak. Ini memang tidak mudah, kecuali kita memiliki kebesaran jiwa untuk mengungkapkannya.

Hadis Rasulullah SAW di atas dapat terpahami dengan baik ketika upaya introspeksi diri senantiasa dilakukan. Rasulullah SAW mengingatkan, “Thuba li man syaghalathu aybuhu an uyuubi al- Nas.” Artinya, “Beruntunglah mereka yang senantiasa melakukan introspeki diri daripada mencari kesalahan orang lain.”

Pepatah Melayu mengingatkan, “Semut di seberang laut nampak jelas di mata, gajah di depan mata tidak nampak.”

Baca juga :  Murid SDN 26 Palakka Bone Juara 1 Lomba Pidato FTBI Tingkat Sulsel

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Tuntutan JPU Terlalu Ringan Dalam Kasus Dugaan Penganiayaan, Cuma 2 Bulan Penjara

PEDOMANRAKYAT, SINJAI - Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai terhadap tersangka kasus dugaan penganiayaan menuai...

Dharmasanti Waisak se-Sulselbar Tahun 2568BE / 2024M di Kota Parepare Berlangsung Sukses

PEDOMANRAKYAT, PAREPARE - Waisak adalah milik kita semua dan milik kita bersama. Esensi dari tiga peristiwa yang diperingati...

Sedang Tunaikan Ibadah Haji, Sujud Syukur Sekda Takalar Atas Kelulusan Muh Irsyaad di FK Unhas

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Semua orang tua menginginkan yang terbaik buat pendidikan anak-anaknya ketika mengenyam pendidikan di perguruan tinggi...

Bersiap Jelang Lebaran Idul Adha 1445 H, Kompleks BDP Perintis Makassar Bersih-Bersih

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Perayaan hari raya idul adha atau dikenal juga hari qurban 1445 Hijiriah sisa beberapa hari...