Salat Subuh di Masjid Shirathal Mustaqim Gowa, Pangdam Ajak Makmurkan Masjid

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT.SUNGGUMINASA—Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, S.H., M.H, safari salat subuh berjamaah dilanjutkan kultum di Masjid Shirathal Mustaqim di Jl. Dato Gappa, Kabupaten Gowa. Jumat (29/07/2022).

Pangdam mengemukakan, kedatangannya tak lain untuk beribadah sebagai umat Rasulullah SAW, untuk itu dia mengimbau mengikuti apa yang dicontohkan Rasulullah SAW, dalam melaksanakan perintah-NYA terutama salat lima waktu.

Diharapkan para jamaah memakmurkan Masjid dengan mengajak keluarga, teman dan tetangga guna mendekatkan diri kepada Allah SWT, ujarnya.

Mayjen Andi juga menambahkan, agar jangan melupakan sejarah terbentuknya NKRI karena melalui proses perjuangan panjang dan harus disyukuri dengan menjaga kedamaian dan kerukunan.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Aliyah Mustika Ilham Hadiri Rakor Penyusunan Laporan TPPS, Tekankan Sinergi Lintas Sektor

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Memberi Efek Jera, Satlantas Polres Soppeng Amankan Empat Sepeda Motor

PEDOMANRAKYAT ,SOPPENG , Komitmen Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Soppeng dalam menjaga keamanan dan ketertiban berlalulintas di jalan...

PLN Sinjai Jadwalkan Pemadaman Listrik di Sinjai Timur dan Selatan

PEDOMANRAKYAT, SINJAI – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sinjai kembali menjadwalkan pemadaman listrik sementara dalam rangka pemeliharaan dan...

Dari Panrannuangta untuk Masa Depan: INTI Jeneponto Rayakan Dies Natalis ke-35 dan Wisuda Penuh Makna

PEDOMANRAKYAT, JENEPONTO - Ruang Pola Panrannuangta, Kantor Bupati Jeneponto, Minggu (11/01/2026), terasa berbeda. Bukan sekadar ruang resmi pemerintahan,...

Titip Rindu untuk Ady: Doa, Hening, dan Lagu yang Menjaga Kenangan

PEDOMANRAKYAT, JENEPONTO - Hening itu turun perlahan, menutup ruang dan waktu. Di antara napas yang tertahan, Rektor INTI...