“Kencan” dengan Nakhoda KM Tilongkabila (4) : Penumpang Harus Bijaksana Gunakan Air

Bagikan:

Tanggal:

Oleh M. Dahlan Abubakar

KALAU melihat peta trayek kita ini satu-satunya terbesar di dunia. Kan enggak ada lagi negara kepulauan seperti Indonesia. Sekarang PT Pelni ditugasi melayari kapal penumpang dan kapal perintis. Kapal perintis kapal yang lebih kecil, ini yang kita sambungkan. Untuk ketemu supaya seluruh pulau itu satu. Sementara ini ada target kapan terealisasikan ?

Masalah air bagi sebuah kapal penumpang merupakan nadi kebutuhan yang tidak dapat dipandang remeh. Kekurangan air di kapal secara langsung membuat penumpang menjerit. Apalagi pada trayek KM Tilongkabila yang termasuk rute dengan penumpang tidak boleh tidak selalu bersih-bersih.

Kebutuhan air dari Pelabuhan Makassar tergantung jumlah penumpang. Kalau penumpang banyak, pemakaian airnya juga banyak. Paling minim, 100 ton air. Perhitungan kebutuhan air per penumpang, misalnya dari Makassar ke Labuan Bajo, tidak bisa ditentukan. Sistemnya kan pompa. Terkadang, pihak kapal memohon kepada para penumpang berlaku bijaksana dalam pemakaian air. Terkadang penumpang mandi, putar kran air tanpa henti hingga usai mandi.

“Saat pakai sabun, air jalan terus. Seharusnya dimatikan. Inilah persoalannya, kita mohon pada mereka (para penumpang) memakai air dengan bijaksana. Seperti saat mandi, kalau lagi ‘sabunan’ (memakai sabun), airnya harus dimatikan. Tetapi, tidak. Bayangkan berapa menit sabunan itu, air jalan terus. Kalau seribu orang, mandinya model begitu semua, berapa banyak air terbuang percuma,” tambah Indar sembari tertawa.

Dia mengatakan, kita terus mengedukasi mereka dan mulai terlihat bagus. Dulu, airnya mengalir terus selama penumpang mandi. Pakai sabun juga lama. Jadi kalau dihitung secara deret ukurnya, susah memperhitungkan berapa banyak kebutuhan air per penumpang. Susah dihitung secara matematika-nya. Ini terkait dengan perilaku penumpang.

Baca juga :  Rela Diguyur Hujan dan Dikawal Polres Pinrang, Massa HMI Pinrang Gelar Aksi Tolak Kenaikan BBM

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Untuk Pertolongan Pertama Atasi Kebakaran, Pemkot Makassar Hadirkan Damtor di 53 Kelurahan

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Maraknya kebakaran yang terjadi dengan kondisi jalan yang sempit maupun susah diakses armada Pemadam Kebakaran...

Tutup Perkemahan di Bumi Tanabau, Ini Amanat Camat Bontomatene

PEDOMANRAKYAT, KEPULAUAN SELAYAR - Menghadiri dan menutup kegiatan perkemahan dalam rangkaian memperingati hari Pramuka ke-61 tahun 2022 yang...

Rapihkan Data Penerima Bansos, Lurah Kumpulkan Tiba-Tiba Perangkat Pemerintahan

PEDOMANRAKYAT, KEPULAUAN SELAYAR - Rapat terbatas menandai persiapan musyawarah pemutakhiran dan penetapan bakal calon penerima bantuan sosial berbasis...

Pangdam Hasanuddin Pimpin Pemberangkatan Offroad National Sulawesi Selatan Championship

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, SIP, S.Sos, M.Tr(Han), MH memimpin pemberangkatan Offroad,...