spot_img

Hukum Sejarah

Bagikan:

Tanggal:

Oleh : H Hasaruddin, Guru Besar UIN Alauddin

Umat Islam pernah menjadi negara adi daya dan super power dalam sejarah umat manusia, dan hal ini sering dibangga-banggakan oleh umat Islam saat ini.

Ketika wujud kekhalifahan masih mampu melaksanakan kekuasaan efektif untuk wilayah yang cukup luas, yang mendekati konsep kekhalifahan universal, hubungan internasional antara negeri Muslim dan non-Muslim terjadi dalam kerangka pandangan tentang adanya Dar al-Islam, Dar al-Ahd, yang akhirnya berubah menjadi Dar al-Harbi, yang terakhir ini adalah wilayah yang boleh ditaklukan.

Namun, setelah dunia Islam mengenal berbagai kesatuan politik yang terpisah satu dari yang lain, maka konsep-konsep hubungan internasional tersebut semakin melemah. Malah ada saatnya, ketika Daulah Islam dalam peringkat internasional tidak tertandingi oleh negeri non-Muslim, hubungan internasional yang justeru ditandai oleh permusuhan yang pekat antara negeri-negeri kuat Islam sendiri, seperti sikap saling bermusuhan antara tiga Gunpowder Empires (Cak Nur), yaitu Moghul di India, Shafawi di Iran dan Ustmani di Turki.

Dalam barometer yang tidak lagi spektakuler seperti masa Islam klasik, ekspansi militer dan politik tetap dilaksanakan, khususnya oleh Turki Ustmani terhadap negeri-negeri Eropa.

Tetapi pembagian dunia tidak lagi dikotomis antara negeri non-Muslim dan negeri Muslim. Sebab tidak saja antara berbagai negeri Islam itu sendiri terjadi peperangan, tapi juga antara sebuah negeri Islam dengan negeri non-Islam itu sendiri terikat perjanjian pertahanan bersama justeru untuk menghadapi sesama negeri Islam.

Betapapun orang memandang hal ini sebagai penyimpangan dari ajaran Islam, namun hal tersebut merupakan bagian dari fakta sejarah, dan hanya dapat dijelaskan hanya dalam kerangka hukum sejarah.

Baca juga :  Penyidik Pidsus Kejati Sulsel Menyita 1 Unit Rumah dan Tanah Dalam Perkara Korupsi Bulog Pinrang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Suatu Hari dengan Tanri Abeng, Manajer Profesional Pertama Indonesia

Oleh: M.Dahlan Abubakar Ahad (23/6/20224) kita dikagetkan dengan berita duka, Tanri Abeng, berpulang ke rakhmatullah pada pukul 02.36 di...

321 Mahasiswa dari 194 Perguruan Tinggi Kunjungi Enrekang dalam Program PMM

PEDOMANRAKYAT, ENREKANG – Pj Bupati Enrekang, Dr. H. Baba, SE., MM., menerima kunjungan dan sekaligus menjadi narasumber dalam...

Sekdisdik Wajo Buka Lokakarya CGP Angkatan 11 Tahun 2024

PEDOMANRAKYAT, SENGKANG WAJO – Sekretaris Dinas Pendidikan, Sekdisdik Wajo buka lokakarya CGP Angkatan 11 tahun 2024 di Aula...

Prof Naidah Naing Raih Penghargaan Dosen Peneliti Terbaik 2024

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR -- Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia (UMI) khususnya Program Studi Arsitektur, patut berbangga karena, guru besarnya...