spot_img

Ketua Umum Satupena Serahkan ‘Award’ Kepada Musdah Mulia dan Eka Budianta Sebagai Penulis Berdedikasi Satupena 2022

Bagikan:

Tanggal:

Kelas 6 pindah ke SD Kosambi, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kepala sekolahnya seorang perempuan yang memiliki karakter yang tegas, perkasa, dan disiplin serta ditakuti oleh semua murid. Profil kepala sekolahnya itu secara tidak langsung menjadi idolanya. Setelah tamat SD (1969), dia masuk Madrasah Tsanawiyah di Pondok As’adiyah Sengkang, Ibukota kabupaten Wajo. Tamat PGA As’adiyah (1973) ia ikut kakek dan neneknya pindah ke Makassar dan melanjutkan ke SMA Perguruan Islam Datumuseng Makasar. Sayang sekali niatnya untuk melanjutkan ke IAIN Makassar terhambat karena harus pindah ke Sengkang.

Di kota ini ia melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi Islam As’adiyah dan memilih fakultas Ushuludin (Teologi). Waktu itu perguruan tinggi masih menggunakan sistem tingkat, bukan semester seperti sekarang. Evaluasi belajar mahasiswa diadakan sekali dalam setahun, yaitu di akhir tahun perkuliahan. Perguruan Tinggi ketika itu mengenal dua jenjang ; jenjang Sarjana Muda ditempuh 2 tahun dengan gelar BA (Bachelor of Art) dan Sarjana Lengkap selama 4 tahun dengan gelar Doctorandus (laki-laki) dan Doctoranda (perempuan), padahal di negeri Belanda Doktorandus dipakai untuk laki-laki dan perempuan.

Selain di Ushuluddin, ia pun ikut kuliah pada fakultas Syari’ah (Hukum Islam) karena di sini ditawarkan pengkajian kitab-kitab kuning tentang hadits dan fiqh dengan metode sorogan. Selama dua tahun di Fakultas Ushuluddin Musdah mengukir namanya sebagai Mahasiswa Teladan. Masuk tahun ketiga, pindah ke Makasar dengan begitu niatnya untuk masuk ke IAIN Makasar menjadi kenyataan meskipun harus mulai dari tingkat 1 lagi.

Baca juga :  Kegiatan Yasinan, Kapolsek Manggala Berharap Jadi Alat Kontrol Diri Personel yang Dibekali Nilai-nilai Agama

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Tanda Tangan Dipalsukan Hingga Alami Kerugian Rp 180 M, Ahli Waris Surati Presiden RI

PEDOMANRAKYAT, MEDAN - Korban pemalsuan tanda tangan yang mengakibatkan kerugian Rp 180 Miliar, ahli waris Alm Raden Moelyadi...

Hari Pertama Kerja, MPP Sinjai Mulai Ramai Pengunjung

PEDOMANRAKYAT, SINJAI -- Aktivitas Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sinjai terlihat kembali aktif pascalibur Lebaran 1445 Hijriah, Selasa...

Warga Perantau Serbu Kue Khas Sinjai “Poto-poto”

PEDOMANRAKYAT, SINJAI -- Libur lebaran idul fitri 1445 hijriyah, toko oleh-oleh khas Sinjai diserbu oleh warga. Mereka kebanyakan...

Pj Bupati Dr. Baba, Buka Pesta Rakyat, Halal Bi Halal dan Porseni di Enrekang Utara

PEDOMANRAKYAT, ENREKANG – Pj Bupati Enrekang, Dr. H. Baba, dengan penuh kebanggaan, membuka pentas masyarakat, yaitu Pesta Rakyat,...