spot_img

Banyak Wartawan Tidak Ikut Pelatihan Jurnalistik, Tidak Baca UU Pers dan KEJ

Bagikan:

Tanggal:

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Banyaknya sorotan dari masyarakat mengenai rendahnya kualitas pemberitaan media massa, terutama media massa daring (online), serta banyaknya pengaduan masyarakat terkait pelanggaran Kode Etik Jurnalistik (KEJ), menunjukkan bahwa sebenarnya banyak wartawan yang tidak mengikuti pelatihan jurnalistik sebelum menjadi wartawan.

“Sebagian teman-teman wartawan juga tidak membaca Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers) dan tidak membaca Kode Etik Jurnalistik sebagai panduan dalam menjalankan profesi wartawan,” kata wartawan senior, Asnawin Aminuddin.

Hal itu ia ungkapkan saat membawakan materi “Pengantar Jurnalistik” pada Pelatihan Kontributor Media Persyarikatan yang diadakan Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, di Hotel Sultan Alauddin Makassar, Jumat, 03 Februari 2023.

“Euforia era reformasi sepertinya masih terasa sampai sekarang, khususnya di dunia media massa. Tiba-tiba banyak orang yang merasa berhak menjadi apa saja, termasuk menjadi wartawan. Banyak orang yang tiba-tiba menjadi wartawan dan memiliki kartu pers, padahal mereka tidak pernah melalui jenjang pendidikan jurnalistik yang memadai dan benar,” tutur Asnawin yang pemegang sertifikat Pelatih Nasional Wartawan PWI.

Karena itulah, ia memuji pelatihan jurnalistik yang diadakan Majelis Pustaka dan Informasi Muhammadiyah Sulsel, yang diikuti perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan perguruan tinggi Muhammadiyah se-Sulsel, karena akan semakin banyak orang yang paham dunia jurnalistik, paham cara mencari, meliput, dan menulis berita, paham Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers.

“Kode Etik adalah etika yang mengikat masyarakat dalam sebuah profesi, maka lahirlah berbagai macam Kode Etik, antara lain Kode Etik Wartawan atau Kode Etik Jurnalistik, Kode Etik Kedokteran, Kode Etik Pengacara, dan Kode Etik Guru. Jadi Kode Etik Jurnalistik atau Kode Etik Wartawan adalah etika yang mengikat masyarakat dalam dunia jurnalistik atau dunia wartawan,” papar Asnawin.

Baca juga :  Berikan Ucapan Selamat HPN, Bupati Sinjai : Pers Merupakan Mitra Pemerintah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Kepala SMPN 5 Sinjai Apresiasi Ujian Sekolah Dengan Pemanfaatan Chromebook

PEDOMANRAKYAT, SINJAI -- Mulai hari ini, Senin (22/4/2024) hingga tanggal 27 April 2024 sebanyak 2.969 siswa SMP di...

Pj Bupati Enrekang Buka Baksos Operasi Gratis Celah Bibir dan Lelangit, Dihadiri 3 Professor Dari Jepang

PEDOMANRAKYAT, ENREKANG – Pj Bupati Enrekang Dr. H. Baba, SE. MM, membuka Bakti Sosial (Baksos) "Operasi Celah bibir...

Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) Gelar Halal Bihalal di Hotel Aerotel Smile

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Badan Pimpinan Cabang (BPC) Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) Kota Makassar menggelar halal bihalal...

PSBM Ke 24: Membangun Solidaritas dan Kolaborasi Antar Pilar dan Saudagar Bugis Makassar

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan menjadi saksi bergulirnya momen bersejarah dalam perhelatan WELCOME DINNER PERTEMUAN...