Catatan Buku 100 Tahun M. Basir (2) : Lintas Generasi, Benua dan Agama

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Ketika Saiful Arif pulang ke Selayar, tidak hanya mendidik pers di Selayar, tetapi juga memimpin organisasi Ikatan Persaudaraan Haji di Kabupaten Kepulauan Selayar. Dan, oleh sebab itu harus betul-betul membaca buku ini. Kalau mau menjadi wartawan benar, belajarlah pada Pak Basir.

Saiful mengakui pada saat menjadi karyawan Deppen, bukan dia yang mendaftar, melainkan didaftar dengan lokasi tugas di Buton karena di daerah itu ada Kepala Kantor Deppen di daerah itu yang juga kakak sepupunya.

Saiful pun diundang ke sana karena tahu dia juga dibutuhkan karena memiliki pengetahuan agama. Namun nasibnya bukan di Buton, karena dia terangkat gara-gara jatahnya diambil orang lain. Yang mengambil jatah tersebut di-nonjob-kan.

Saiful kembali ke Makassar dan mendaftar di Unhas. Akhirnya, dia mengabdi pada Prof. Dr. Moh. Askin, SH di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Unhas. Saiful Arif di PR satu generasi dengan Insan Ikhlas Jalil, Norma Djidding, dan Heryani Yahya.

Ketika dia ditugaskan di Selayar, dia bukan hanya koresponden, tetapi juga loper koran. Mengantar koran. Karena korannya dua hari baru tiba di Selayar pada malam hari. Jadi kalau dibaca, sudah agak basi.

“Saya sangat terkesan dengan konfirmasi itu karena itu kode etik. Banyak teman wartawan mungkin karena zamannya tidak mendalami itu lagi. Lima W+H hampir tidak dikuasai lagi,” ujar Saiful Arif.
.
Dia mengakui sangat terkesan juga dengan apa yang ditulis dalam buku M. Basir itu. Hanya saja di Selayar, terkadang sering terpojok karena berita yang tidak terkonfirmasi. Jadi, kalau wartawan di Selayar harus membaca buku 100 Tahun M. Basir.

Saiful Arif juga mengatakan, M. Basir juga mengingatkan dalam bidang pariwisata di Selayar. Dia, M. Basir menegaskan, para wisatawan tidak memerlukan taman yang indah. Mereka sudah terlalu jenuh dengan itu. Yang perlu adalah keaslian alam yang harus dipertahankan. (Bersambung)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Kasus Pengeroyokan di Sidrap Disorot, Kinerja Penyidik Dipertanyakan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Wagub NTB Harap Pemkab & Pemkot Bima agar Pindahkan Makam Muhammad Salahuddin ke Bima

Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Damayanti Putri, S.E.,M.IP. PEDOMANRAKYAT, BIMA - Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Damayanti Putri, SE.,M.IP....

Di Bima, KLHK-Unhas Kolaborasi Inventarisasi Terumbu Karang Indonesia

PEDOMANRAKYAT, BIMA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Universitas Hasanuddin bekerja sama melaksanakan inventarisasi Terumbu Karang...

Di depan Istana Bima, Syukuran Pahlawan Nasional Sultan Muhammad Salahuddin

PEDOMANRAKYAT, BIMA - Syukuran atas penganugerahan Pahlawan Nasional Sultan Muhammad Salahuddin berlangsung, Sabtu (29/11/2025) malam di halaman Asi...

Harapan Ketua KMBS Saat Pengurus Baru Dilantik

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Pengurus Kerukunan Masyarakat Bima Sulawesi Selatan (KMBS) secara resmi dikukuhkan dalam kegiatan pelantikan dan rapat...