spot_img

Jalan Panjang Kesatupadu Perjuangkan Tanah Leluhur

Bagikan:

Tanggal:

Jalan Panjang Perjuangan

– Nenek moyang/leluhur Masyarakat Desa Parsingguran II sejak  tahun 1.750-an atau  kira-kira 12 generasi telah berdomisili dan mengusahai lahan wilayah Desa Parsingguran II untuk pertanian, perkebunan, dan peternakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

– Pada tahun 1963, Pemerintah Cq. Dinas Kehutanan telah meminta lahan kepada masyarakat Marbun Habinsaran yang terdiri atas masyarakat Desa Pollung, Siriaria, Parsingguran I dan Parsingguran II agar dapat memberikan sebagian lahannya kepada Pemerintah Cq. Dinas Kehutanan di Ramba Nalungunan seluas ± 2.500 Ha untuk dilakukan reboisasi yaitu penanaman pohon pinus yang bertujuan untuk menjaga kestabilan aliran Sungai Sihatunggal, sehingga tidak banjir pada waktu musim hujan dan tidak kering pada waktu musim kemarau. Lahan tersebut diserahkan oleh Tokoh-tokoh Masyarakat Marbun Habinsaran termasuk di dalamnya beberapa tokoh masyarakat Parsingguran II sesuai Surat Perjanjian 15 Oktober 1963.

– Pada tahun 2014, Menteri Kehutanan telah menerbitkan Surat Keputusan No. SK.579/Menhut-II/2014 dimana dalam SK tersebut wilayah Desa Parsingguran II ditunjuk menjadi Kawasan Hutan   Lindung dan Hutan Produksi. Dengan ditunjuknya wilayah Desa Parsingguran II menjadi kawasan hutan, maka pemerintah dalam hal ini Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah mengabaikan Surat Perjanjian 15 Oktober 1963, dimana pemerintah secara sepihak telah “mencaplok”/mengambil tanah masyarakat Parsingguran II di luar Surat Perjanjian 15 Oktober 1963 dan dijadikan kawasan hutan. Pemerintah juga telah mengabaikan sejarah masyarakat Parsingguran II yang sudah berdomisili disana dan telah menguasai dan mengusahai lahan tersebut secara turun temurun sejak tahun 1.750-an atau telah 12 generasi hingga sekarang.

Baca juga :  Rangkaian Peringatan HUT Bhayangkara ke-76, Kapolres Tator Jenguk Purn Polri Samuel Riman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

9 Warga Sinjai Terkena Campak, Ini Penyebabanya

PEDOMANRAKYAT, SINJAI -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sinjai mencatat ada 9 kasus positif campak hingga pekan ketiga bulan...

Jelang Idul Adha, Masjid Nailul Ma’ram Sinjai Buka Donasi Hewan Kurban

PEDOMANRAKYAT, SINJAI -- Menjelang hari raya Idul Adha 2024 M / 1445 H, Masjid Jami Nailul Ma'ram Kabupaten...

Aksi DPO ini Berakhir Ditangan Tim Intelijen dan Jaksa Eksekutor Kejari Makassar

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Tim Intelijen dan Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Makassar, melakukan penangkapan terhadap Daftar Pencarian Orang (DPO)...

Ketua Bawaslu Enrekang Melantik 36 Anggot Panwascam Untuk Pemilu 2024

PEDOMANRAKYAT, ENREKANG -- Secara resmi, Ketua Bawaslu Enrekang, Hamdan Hidadayat, melantik dan mengambil sumpah janji, serta memberikan pembekalan...