Jaga ‘Gairah’ Pemilih Pemula Pemilu 2024

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Selain itu, pemilih pemula tidak tertarik pada politik dan Pemilu disebabkan berbagai alasan, seperti tidak merasa terwakili dalam politik, tidak menemukan calon yang diinginkan, dan kurangnya pemahaman tentang peran politik dalam masyarakat.

Kemudian, kerap juga ditemukan pemilih pemula beralasan tidak menggunakan hak suaranya lantaran belum memenuhi persyaratan untuk memilih, seperti belum memiliki KTP atau belum terdaftar sebagai pemilih.

Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula

Penyelenggara Pemilu bersama pemerintah, partai politik dan segenap warga negara idealnya ‘bergandeng tangan’ mendorong partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2024.

Berikut ini beberapa strategi meningkatkan partisipasi pemilih pemula, di antaranya:

1. Pendidikan Pemilih

Pendidikan pemilih menjadi hal yang sangat penting untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada Pemilu.

Hal ini dilakukan dengan memberikan pengetahuan tentang pentingnya Pemilu, bagaimana cara memilih, dan memberikan informasi tentang calon yang akan dipilih.

Pendidikan pemilih ini bisa dilakukan di sekolah dan perguruan tinggi untuk bertemu langsung dengan calon pemilih pemula dengan melibatkan para pendidik, guru dan dosen.

2. Sosialisasi Pemilu

Sosialisasi Pemilu dapat dilakukan oleh penyelenggara pemilu, partai politik, dan media massa, bertujuan untuk memberikan informasi tentang pentingnya Pemilu dan hak suara.

Dalam hal ini, sosialisasi Pemilu secara masif dengan menjangkau pemilih pemula bisa melalui media sosial, media massa, dan kegiatan-kegiatan sosial yang dapat menarik minat pemilih pemula.

Selain itu, sosialisasi Pemilu juga dapat dilakukan di sekolah dan kampus untuk memberikan edukasi tentang pentingnya pemilu dan hak suara.

3. Peningkatan Keterlibatan Pemuda

Pemuda menjadi salah satu segmen masyarakat yang memiliki potensi besar dalam partisipasi pemilu.

Terkait hal itu, penyelenggara Pemilu dapat meningkatkan keterlibatan pemuda melalui berbagai kegiatan yang menarik minat pemuda, seperti seminar dan workshop tentang politik, serta program-program partisipasi sosial lainnya.

Baca juga :  Dalam Kongres di Solo, PSI Akan Tetapkan Ketum Baru, Ganti Logo, dan Undang Jokowi

Penyelenggara Pemilu juga dapat menjalin kerjasama dengan organisasi pemuda untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula, serta memberikan informasi yang mudah dipahami tentang Pemilu.

4. Meningkatkan Kemudahan Pemilihan

Meningkatkan kemudahan pemilihan menjadi hal penting yang harus dilakukan oleh penyelenggara Pemilu, satu di antaranya adalah memfasilitasi pemilih pemula dengan memberikan informasi yang mudah dipahami tentang tata cara memilih.

Selain itu, penyelenggara juga dituntut meningkatkan aksesibilitas ke tempat pemilihan, memberikan informasi tentang para calon yang akan dipilih, serta menyiapkan fasilitas yang memadai untuk memudahkan para pemilih, seperti surat suara yang mudah dipahami dan fasilitas untuk kaum difabel.

5. Penggunaan Media Sosial

Pemilih pemula lebih cenderung mengakses informasi melalui media sosial, sehingga para penyelenggara Pemilu dapat memanfaatkan platform media sosial tersebut.

Selain itu, media sosial juga bisa digunakan untuk menangkal berita hoax yang berseliweran.

6. Peningkatan Akurasi Daftar Pemilih

Penyelenggara Pemilu dapat meningkatkan akurasi daftar pemilih dengan memastikan bahwa seluruh pemilih terdaftar dan memiliki akses untuk memilih di tempat pemungutan suara yang dekat dan mudah dijangkau.

Dengan mengimplementasikan beberapa enam strategi tersebut, diharapkan partisipasi pemilih pemula pada Pemilu 2014 dapat meningkat dan membantu memperkuat demokrasi di Indonesia. (***)

1
2
TAMPILKAN SEMUA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Virtual Panen Serentak Jagung se Indonesia, Polri TNI dan Pemda Dukung dan Perkuat Swasembada Pangan

PEDOMANRAKYAT, LUWU UTARA – Pemerintah terus memperkuat langkah swasembada pangan daerah dan nasional melalui sinergi lintas sektor. Salah...

Inovasi Lokal dari Saung Tani Lutra Raih Penghargaan Nasional

PEDOMANRAKYAT, LUWU UTARA - Pemerintah Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat...

Kiprah Mentan Amran: Akademisi dan Inovator yang Menggerakkan Pertanian Indonesia

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dikenal sebagai figur pemimpin dengan rekam jejak kuat di...

Tiga Nama Menguat Pimpin I AM Unhas: Mursalim Nohong, Dien Triana dan Abdullah Sanusi

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Ikatan Alumni Manajemen Universitas Hasanuddin (I AM Unhas) resmi membuka penjaringan bakal calon Ketua periode...