Gelar Ops Ketupat 2023, Polres Toraja Utara Adakan Apel Bersama

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, TORAJA UTARA – Jelang Idul Fitri, Polres Toraja Utara Polda Sulawesi Selatan bersama instansi terkait melaksanakan apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2023 di halaman Mapolres Toraja Utara yang bertempat di Panga, Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara, Senin (17/04/2023) pagi.

Pelaksanaan apel gelar pasukan bertema “Mudik Aman Berkesan” tersebut dilaksanakan serentak di seluruh Polda dan Polres se-Indonesia dalam rangka mengecek kesiapan Operasi Kepolisian terpusat tahun 2023.

Apel yang digelar tersebut dihadiri oleh Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang, Kapolres Toraja Utara AKBP Zulanda, Dandim 1414/Tator yang diwakili oleh Kasdim 1414/Tator Mayor Inf Oberan Tandirerung, Kacabjari Tana Toraja di Rantepao Deri Fuad Rachman, SH.

Para Pejabat Utama Polres Toraja Utara dan Intansi terkait yang ikut dalam Ops Ketupat, BPBD Toraja Utara, Jasa Raharja Toraja Utara, Dinas Perhubungan Kabupaten Toraja Utara, Dinas Kesehatan Kabupaten Toraja Utara, Sat Pol PP Kabupaten Toraja Utara, serta FKPPI Toraja Utara.

Dalam apel bersama, Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang didampingi Kapolres Toraja Utara AKBP Zulanda, serta Kasdim 1414/Tator Mayor Inf Oberan Tandirerung saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat menyampaikan amanat dari Kapolri Jenderal Polisi, Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si bahwa apel gelar pasukan ini sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2023 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1444 H, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait.

Dalam amanat yang disampaikan, pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2023 dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 18 April sampai dengan 1 Mei 2023 dengan fokus pengamanan masjid, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api dan bandara.

Baca juga :  Tim Penyidik Kejati Sulsel Geledah 2 Tempat Berbeda Terkait Dugaan Mafia Tanah Bendungan Passeloreng

Selain itu, Ia juga menyampaikan penekanan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yaitu ”hati-hati, tahun ini ada lompatan besar masyarakat yang mudik. Dari 86 juta ke 123 juta berdasarkan survei. Artinya ada kenaikan kurang lebih 45 persen. Ini harus dihitung dan dikalkulasi dengan baik”.

Disamping penyampaian dari Presiden, Kapolri juga memberikan penekanan untuk dipedomani dan dilaksanakan yaitu sebagai berikut :

1
2TAMPILKAN SEMUA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...