spot_img

Ketua Portina Sulsel : Memelihara dan Melestarikan Olahraga Tradisional Agar Konsisten Berada di Daerah Kita

Bagikan:

Tanggal:

Selanjutnya, atlet-atlet yang dibina ini kebanyakan dari mereka baru memulai dan baru tahu olahraga di Portina itu seperti apa.

“Memang mereka pernah memainkan olahraga tradisional ini waktu masa kanak-kanak, namun mereka belum memahami aturan-aturan olahraga ini,” jelasnya.

“Egrang, terompah panjang, asing-asing (hadang, red) dan lainnya sudah memiliki aturan baku yang telah dibuat oleh Kormi Pusat,” ujar Coach Zul.

Salah satu langkah yang ditempuh oleh Portina Sulsel untuk lebih memperkenalkan aturan-aturan dalam olahraga tradisional ini kepada atlet-atletnya adalah selain memperbanyak latihan, juga selalu mengajarkan terkait aturan-aturan permainan. Jadi balance antara latihan dan peraturan olahraga tradisional tersebut.

“Sebagai tim pelatih, saya senantiasa menganalisis terkait permainan dari daerah lainnya di luar Sulsel, misalnya dalam cabor Hadang, bagaimana permainan daerah lain, lalu coba kita terapkan pada atlet kami,” tambah Zul.

Saat ditanya oleh media ini terkait daerah yang kuat dalam olahraga tradisional ini, Zul mengatakan, sebagian pulau Jawa dan Bali, karena menurutnya mereka telah lebih dahulu memulai latihan dan kompetisinya.

“Saya banyak mendengar dari pelatih-pelatih lainnya, sebagian pulau Jawa dan Bali itu setiap bulannya mereka mengadakan kompetisi,” tandas Coach Portina Sulsel Zul Muhajir.(Hdr)

Baca juga :  Wakili Pangdam, Asintel Kasdam XIV/Hsn Meriahkan Sulsel Folks Run Tahun 2023

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Yayasan Tamalatea Makassar Selenggarakan Sholat Idul Adha Berjamaah

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR -- Yayasan Tamalatea Makassar dengan penuh suka cita menyelenggarakan perayaan Sholat Idul Adha 1445 H pada...

BSI Regional Makassar Salurkan 80 Hewan Kurban Kepada Masyarakat

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Bank Syariah Indonesia Regional Makassar menyalurkan 80 hewan kurban pada masyarakat di momen Idul Adha...

Tuntutan JPU Terlalu Ringan Dalam Kasus Dugaan Penganiayaan, Cuma 2 Bulan Penjara

PEDOMANRAKYAT, SINJAI - Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai terhadap tersangka kasus dugaan penganiayaan menuai...

Dharmasanti Waisak se-Sulselbar Tahun 2568BE / 2024M di Kota Parepare Berlangsung Sukses

PEDOMANRAKYAT, PAREPARE - Waisak adalah milik kita semua dan milik kita bersama. Esensi dari tiga peristiwa yang diperingati...