spot_img

Tim Penyidik Tipidsus Kejati Sulsel Telah Menyelidiki Adanya ‘Mafia Tanah’ Pada Pembangunan Bendungan Paselloreng

Bagikan:

Tanggal:

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Tim Penyelidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan telah melakukan penyelidikan atas dugaan Mafia Tanah pada Pembayaran Biaya Ganti Rugi Lahan Masyarakat untuk kegiatan Pembangunan Bendungan Paselloreng di Kabupaten Wajo Provinsi Sulawesi Selatan, berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Nomor: Print- 92/P.4/Fd.1/ 01/2023 tanggal 31 Januari 2023.

Pada hari Kamis tanggal 20 Juli 2023 telah dilakukan ekspose perkara dan Tim Penyelidik Kejaksaan Tinggi Sulsel telah menaikkan kasus tersebut ke tahap penyidikan.

Perkara ini ditingkatkan ke tahap Penyidikan karena Tim Penyelidik telah menemukan adanya peristiwa pidana, dan selanjutnya pada tahap penyidikan akan dilakukan pengumpulan bukti-bukti yang dengan bukti tersebut membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan menemukan siapa yang bertanggungjawab secara pidana, Penyidikan tersebut berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print – 664/P.4/Fd.1/07/2023 Tanggal 20 Juli 2023.

Adapun kasus posisi perkara tersebut sebagai berikut :
– Yaitu pada Tahun 2015 Balai Besar wilayah sungai Pompengan Jeneberang (BBWS) melaksanakan pembangunan Fisik Bendungan Passeloreng di Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo, dan untuk kepentingan pembangunan Bendungan tersebut Gebernur Sulawesi Selatan mengeluarkan Keputusan Penetapan Lokasi Pengadaan Tanah Pembangunan Bendungan Passeloreng Kabupaten Wajo.

– Yaitu Lokasi pengadaan tanah untuk pembangunan Bendungan Paselloreng di Kabupaten Wajo memerlukan lahan/tanah terdiri Lahan yang masih masuk dalam Kawasan Hutan Produksi Tetap (HPT) Lapaiepa dan Lapantungo yang terletak di Desa Passeloreng dan Kabupaten Wajo yang telah ditunjuk oleh pemerintah sebaga Kawasan Hutan HPT.

Baca juga :  Kembangkan Model Pelatihan Berbasis Kewirausahaan, Dosen UMI Abdullah Basalamah Raih Doktor PVKT UNM

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

181 Guru di Enrekang Ikut Program PGP Angkatan 11

PEDOMAN RAKYAT, ENREKANG – Sebanyak 181 guru di Kabupaten Enrekang menjadi sasaran Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) Angkatan...

Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada Serentak 2024, Satbinmas Polres Pelabuhan Makassar Lakukan Binluh

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Guna mengantisipasi beredar paham-paham yang bertentangan dengan ideologi Bangsa yang bisa mengganggu kamtibmas tahapan Pilkada...

Hadir di Tengah Masyarakat, Bhabinkamtibmas Kodingareng Cooling System Jelang Pilkada Serentak 2024

Hadir di Tengah Masyarakat, Bhabinkamtibmas Kodingareng Cooling System Jelang Pilkada Serentak 2024 PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Sebagai anggota Polri yang...

Monitoring Antisipasi Stunting, Bhabinkamtibmas Melayu Baru Sambangi Posyandu

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Untuk mencegah terjadinya stunting pada balita, Bhabinkamtibmas Polsek Wajo yang bertugas di Kelurahan Melayu Baru...