4. Tidak memberikan tanggapan, komentar dan mengupload apapun terhadap kegiatan politik pemilu.
5. Menindak tegas Prajurit dan PNS Kodam XIV/Hasanuddin yang terbukti terlibat politik praktis.
Menurutnya hal ini pun telah disampaikan oleh Panglima TNI Laksamana TNI H. Yudo Margono, MM, CSFA dan Kasad Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, serta dalam Logo Pemilu Damai Kodam XIV/Hasanuddin yang sudah dilaunching beberapa hari lalu.
“Saya ingin kita bekerja yang terbaik, apa yang kita lakukan bermanfaat untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), masyarakat dan untuk satuan kita Kodam XIV/Hasanuddin,” tegas Mayjen Totok.
Lebih lanjut Pangdam mengingatkan terkait hal-hal yang masih terjadi, yang merugikan diri sendiri maupun Satuan. Pangdam meminta kepada para Dansat untuk meyakinkan prajuritnya sehingga tidak ada yang melakukan hal-hal negatif maupun terlibat dalam kasus apapun dengan tetap berpedoman pada Slogan Kodam XIV/Hadanuddin 6K Di Hati Kita (Karakter, Kapabel, Kontemporer, Kompak, Kesemestaan dan Kerakyatan).
Di akhir pengarahannya, Jenderal bintang dua ini mengucapkan terima kasih kepada jajarannya yang telah melaksanakan program-program yang sudah diperintahkan, seperti Jumat Berkah, Minggu Berkah dan beberapa program lainnya.
“Saya berterima kasih banyak atas program yang sudah direncanakan dapat berjalan baik dengan keterlibatan prajurit, PNS dan Persit Kodam XIV/Hasanuddin yang turut serta dalam membina Sinergitas, Soliditas TNI bersama masyarakat,” tutupnya. (*Rz)