spot_img

Diberi Gelar Pendekar PSI Oleh Grace Natalie, Tidak Membuat Ketua DPD Tana Toraja Merasa Besar Kepala

Bagikan:

Tanggal:

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Disapa Pendekar PSI (Partai Solidaritas Indonesia) oleh teman-temannya, Rianto Turun Nio yang kini menjabat Ketua DPD PSI Tana Toraja tidak membuat dirinya merasa besar kepala atau menunjukkan sikap angkuh.

Seperti diketahui, Wakil Ketua Dewan Pembina DPP PSI Grace Natalie baru-baru ini memberikan gelar ‘Pendekar PSI’ bagi sejumlah Ketua DPD PSI yang dinilai telah bekerja keras menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Termasuk diantaranya yang mendapat pemberian gelar itu adalah Rianto Turun Nio karena dipandang sudah memberikan kontribusi terhadap partai dalam proses demi proses sampai hari ini menuju Pileg 2024.

Di kacamata para petinggi DPP PSI, pengurus DPD PSI Tana Toraja tidak mengalami kesulitan dalam proses mulai dari pembentukan pengurusnya, verifikasi hingga memasuki tahapan bacaleg untuk persiapan memenangkan PSI di Pemilu 2024.

Namun dibalik perolehan julukan kehormatan tersebut, bagi Ketua DPD PSI Tana Toraja tidaklah menjadikan sebagai suatu keberhasilan sebelum berhasil mendudukkan caleg PSI di kursi legislatif sebagai wakil rakyat.

“Harapan indah buat saya nantinya adalah ketika keterwakilan itu ada untuk memperjuangkan harapan masyarakat.
Menjadi pendekar adalah orang yang siap bertarung sampai titik penghabisan. Itu harga mati bagi saya, jadi sebutan pendekar membuat saya terus menerus berjuang menghadirkan setiap target-target yang diberikan oleh partai,” ucapnya.

“Saya berjuang keras untuk atas nama partai baik PSI terlepas siapa dan apa itu adalah tanggung jawab yang telah diemban kepada saya selaku Ketua DPD PSI Tana Toraja. Saya juga maju di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan atas nama masyarakat dan untuk partai. Karena partai inilah yang terbaik menurut saya,” pungkasnya.

Baca juga :  Anies Baswedan Disambut Meriah, Warga Kota Makassar: Calon Capres Ini!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Tuntutan JPU Terlalu Ringan Dalam Kasus Dugaan Penganiayaan, Cuma 2 Bulan Penjara

PEDOMANRAKYAT, SINJAI - Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai terhadap tersangka kasus dugaan penganiayaan menuai...

Dharmasanti Waisak se-Sulselbar Tahun 2568BE / 2024M di Kota Parepare Berlangsung Sukses

PEDOMANRAKYAT, PAREPARE - Waisak adalah milik kita semua dan milik kita bersama. Esensi dari tiga peristiwa yang diperingati...

Sedang Tunaikan Ibadah Haji, Sujud Syukur Sekda Takalar Atas Kelulusan Muh Irsyaad di FK Unhas

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Semua orang tua menginginkan yang terbaik buat pendidikan anak-anaknya ketika mengenyam pendidikan di perguruan tinggi...

Bersiap Jelang Lebaran Idul Adha 1445 H, Kompleks BDP Perintis Makassar Bersih-Bersih

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Perayaan hari raya idul adha atau dikenal juga hari qurban 1445 Hijiriah sisa beberapa hari...