spot_img

Di Tuding Lakukan Penipuan, Ali Pangerang : Saya Akan Bersihkan Nama Baik Saya

Bagikan:

Tanggal:

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Ali Pangerang Daeng Raopu di hadapan awak media saat melakukan konferensi pers didalam Permandian Bosowa yang terletak di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kelurahan Macini Sombala, Kecamatan Tamalate, pada hari Kamis (26/10/2023) sekira pukul 13.15 Wita kemarin.

Fakta yang telah di ungkap oleh Ali Pangerang Daeng Raopu di hadapan awak media saat melakukan konferensi pers

Ali Pangerang yang didampingi 4 orang anggotanya yang bertugas sebagai penjaga di lokasi tanah yang saat ini dituntut fee penjualannya oleh Mandacing Daeng Lewa

“Saya sengaja melakukan melaksanakan kegiatan ini untuk membersihkan nama saya, karena saya dituding melakukan penipuan dan saya juga dilaporkan ke Polrestabes Makassar” ungkapnya dihadapan awak media

Ia juga menjelaskan kronologi awal dibuatnya surat kuasa (SK) hingga dicabut pada saat dirinya di tahan di Lapas Kelas I Makassar

“Awal orang yang saya beri kuasa itu Abdul Wahid Daeng Alimin, namun pada saat saya di dalam Lapas Daeng Lewa memaksa saya untuk mencabut kuasa tersebut dan meminta untuk dirinya yang diberikan kuasa. Maka dibuatlah kuasa untuk Daeng Lewa akan tetapi pada saat itu hanya di bawah tangan karena hanya saya dan om saya (Daeng Lewa, red), setelah berjalan selama 4 bulan, banyak informasi yang saya dapat dari luar, bahwa upah semua anggota tidak diberikan sepenuhnya maka saya putus kan untuk mencabut SK dengan sepihak,” paparnya.

“Setelah saya tanda tangani pencabutan SK tersebut lalu saya share ke Daeng Lewa, setelah saya share Daeng Lewa menelpon dan menangis untuk merobek kuasa tersebut, pada saat itu saya berbohong bilang iya agar tidak membahasnya lagi, singkat cerita pada saat saya ingin dilepas, Daeng Lewa yang menjadi penjamin pada saat itu, wajar dia yang jadi penjamin karena dia om saya dan keluarga saya. Setelah saya lepas Daeng Lewa tidak lagi muncul dihadapan saya mungkin karena sudah merasa bersalah, dan tiba-tiba mensomasi saya dengan isi surat meminta sejumlah uang sebesar 1.650.000.000 dalam jangka dua hari jika tidak diindahkan akan melaporkan terkait tidak pidana penipuan yang sekarang berproses di Polrestabes Makassar,” sambungnya.

Baca juga :  Akpol 96 Luncurkan Buku 'Berjuang di Sudut-sudut Tak Terliput'

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

181 Guru di Enrekang Ikut Program PGP Angkatan 11

PEDOMAN RAKYAT, ENREKANG – Sebanyak 181 guru di Kabupaten Enrekang menjadi sasaran Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) Angkatan...

Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada Serentak 2024, Satbinmas Polres Pelabuhan Makassar Lakukan Binluh

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Guna mengantisipasi beredar paham-paham yang bertentangan dengan ideologi Bangsa yang bisa mengganggu kamtibmas tahapan Pilkada...

Hadir di Tengah Masyarakat, Bhabinkamtibmas Kodingareng Cooling System Jelang Pilkada Serentak 2024

Hadir di Tengah Masyarakat, Bhabinkamtibmas Kodingareng Cooling System Jelang Pilkada Serentak 2024 PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Sebagai anggota Polri yang...

Monitoring Antisipasi Stunting, Bhabinkamtibmas Melayu Baru Sambangi Posyandu

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Untuk mencegah terjadinya stunting pada balita, Bhabinkamtibmas Polsek Wajo yang bertugas di Kelurahan Melayu Baru...