spot_img

Penyerahan Tersangka Korupsi Bersama Barang Bukti (Tahap II) dari Jaksa Penyidik Kepada Jaksa Penuntut Umum

Bagikan:

Tanggal:

PEDOMANRAKYAT, TORAJA UTARA — Setelah penyidikan Tahap II dinyatakan selesai berkas lengkap atas kasus dugaan korupsi Peningkatan Jalan oleh Jaksa Penuntut Umum pada tanggal 5 Maret 2024. Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Cabang Kejaksaan Negeri Tana Toraja di Rantepao langsung melakukan penyerahan tersangka bersama barang bukti (Tahap II) Kepada Jaksa Penuntut Umum Kamis, (7/3/2024) atas perkara tindak pidana Korupsi proyek pekerjaan Peningkatan Jalan Bangkelekila To’yasa tahun anggaran 2018.

Penyerahan kedua tersangka dan barang bukti oleh penyidik kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Tana Toraja, tersangka ATR dan BTP didampingi oleh penasehat hukumnya dan telah menandatangani Berita Acara Penerimaan dan Penelitian tersangka, Berita Acara Penerimaan dan penelitian barang bukti, serta Berita Acara Penahanan (tingkat penuntutan).

Tersangka ATR dalam perkara tersebut selaku (penyedia) dan Tersangka BTP selaku PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), dalam penyerahan kedua Tersangka dan Barang Bukti dilakukan oleh Jaksa Penyidik kepada Jaksa Penuntut Umum dan perkara tersebut telah masuk ketahap penuntutan.

Berdasarkan dua Surat Perintah Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Tana Toraja di Rantepao atas Penunjukan sebagai Penuntut Umum dalam Penyelesaian Perkara Tindak Pidana (P-16A) Nomor : PRINT-11/P.4.26.8.2/Ft.1/03/2024 tanggal 07 Maret 2024 terhadapTerdakwa ATR.

Dan surat Perintah Nomor : PRINT-10/P.4.26.8.2/Ft.1/03/2024 tanggal 07 Maret 2024 terhadap Terdakwa BTP dalam penyelesaian Tindak Pidana (P-16A).

Jaksa yang ditunjuk sebagai Penuntut Umum dalam waktu dekat akan melimpahkan berkas perkara Para Terdakwa ke PengadilanTindakPidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Makassar.
Dimana Terdakwa ATR selaku Penyedia dan Terdakwa BTP selaku PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) dilakukan penahanan lanjutan oleh Jaksa Penuntut Umum di Rutan Kelas IIB Makale untuk 20 (duapuluh) hari ke depan, ketika berkas perkara telah dilimpahkan ke PengadilanTindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Makassar maka selanjutnya kedua Terdakwa akan dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar.

Baca juga :  Bawaslu Sulsel Resmikan Desa Anti Politik Uang di Wajo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Anggota DPR RI Eva Stevany Rataba Meninjau Objek Wisata Tilangnga Kolam Purba

PEDOMANRAKYAT, TANA TORAJA.-Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Eva Stevany Rataba meninjau objek wisata Tilangnga...

Pemain Dewa United Ady Setiawan Tutup Masa Lajang

PEDOMANRAKYAT, BIMA -- Bek kanan Dewa United mengakhiri masa lajangnya 14 April 2024 di desa kelahirannya, Paradorato Kecamatan...

Dosen Unimuda Sorong Raih Doktor di UNM, Kembangkan Aplikasi Rubeda 3T Untuk Warmon Kokoda Distrik Mayamuk Sorong

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR -- Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sangat pesat dan mempengaruhi perilaku masyarakat dalam dekade terakhir...

Gelar Halalbihalal di Maros, PENAT Celebes Silaturahim dengan Sejumlah Pecinta Alam dan Edukasi Para Pemula

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Komunitas Pendaki Nafas Tua (PENAT) Celebes kembali menggelar Halalbihalal antar seluruh komunitas Pecinta Alam (KPA)....