spot_img

Hadiri Haul Akbar Syekh Yusuf, Leo Simanjuntak : Tuanta Salamaka ‘Bicara Dengan Hati’

Bagikan:

Tanggal:

“Kita bangga beliau bukan hanya Ulama Besar, tapi juga tokoh anti Apartheid sehingga Syekh Yusuf di Afrika Selatan (pengasingan, red) mampu menyandang National Hero oleh Pemerintah Afrika Selatan,” timpal Leo Simanjuntak.

Leonard Eben Ezer Simanjuntak melanjutkan kisahnya, Syekh Yusuf dalam perjalanan hidupnya senantiasa mengorbankan semangat jihad bagi rakyat Banten dan menjalin Kerjasama dengan pasukan Makassar dan Bugis yang datang ke Banten, memimpin pasukan untuk melakukan perlawanan perang gerilya melawan Belanda.

Selama Syekh Yusuf bergerilya tetap menyebarkan Islam begitu pula saat beliau ditangkap dan dibuang/diasingkan, dirinya tetap mensiarkan agama Islam dan memiliki pengikut hingga Srilanka.

“Konsistensi dan kegigihan beliau apapun akibat/resikonya terhadap dirinya harus kita contoh/teladani, semangat Jihad untuk menentang penindasan,” tukasnya.

Pada saat ini kita harus berani berkorban dan dengan semangat kolaborasi serta bersinergi untuk terus membangun Sulawesi Selatan dan Indonesia yang lebih baik. Suatu tekad dan kegigihan menentang penjajah, apa yang dilakukannya karena Syekh Yusuf selalu ‘Bicara Dengan Hati’ yang mengingatkan saya kepada Abuya Munfasir dari Banten Ketika saya bertugas sebagai Kajati Banten yang berpesan kepada kami ‘Bicaralah Dengan Hati’.

Diakhir sambutannya Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyampaikan Haul ini maknanya adalah Silaturahmi dan Membangun Silaturahmi, dapat memanjangkan dan meluaskan rezeki kita semua yang hadir dan terutama hari ini Haul Akbar kedua Syekh Yusuf Al Makassari semakin banyak yang hadir dan semakin besar rasa kebanggaan kita akan masyarakat Sulawesi Selatan yang pernah memiliki seorang Pahlawan bergelar Tuanta Salamaka itu, bahkan Indonesia dan Dunia.

Baca juga :  Konsumen Merasa Ditipu dan Dipermalukan, Hajatan Ultah di Warunk Ropang Nyaris Ricuh

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Dua Terdakwa Kasus Kematian Virendy Ajukan Pembelaan, PH : Kegiatan Diksar Legal Karena Ada Izin Universitas

PEDOMANRAKYAT, MAROS - Muhammad Ibrahim Fauzi dan Farhan Tahir, dua terdakwa dalam kasus kematian Virendy Marjefy Wehantouw (19)...

Bubuhkan Tandatangan, TK Negeri X Sinjai Utara Deklarasikan Anti Bullying dan Kekerasan

PEDOMANRAKYAT, SINJAI -- Di tengah puncak acara Peringatan Hari Anak Nasional ke 40 Tahun yang berlangsung di Halaman...

Gubernur Sulsel Buka Festival Budaya, Budaya Toraja Punya Dayatarik Luar Biasa

PEDOMANRAKYAT, TORAJA UTARA.- Dalam peringatan HUT Kab.Toraja Utara ke-16 Pemerintah Daerah Menggelar Festival Seni dan Budaya 2024 yang...

Bersama Isteri, Pj. Bupati T.R. Fahsul Falah Hadiri Kemeriahan Peringatan Hari Anak Nasional di Sinjai

PEDOMANRAKYAT, SINJAI -- Dalam rangka memeriahkan Hari Anak Nasional Ke 40 Tahun 2024, Dinas Pemberdayaan Peremouan, Perlindungan Anak,...