spot_img

Kajati Sulsel Menghadiri Supervisi dan Bimtek Optimalisasi Penyelesaian UP Berdasarkan UU No 3 Tahun 1971

Bagikan:

Tanggal:

Kajati Sulsel Agus Salim berharap, dengan adanya kegiatan supervisi ini, para Satker dapat memahami tata cara/prosedur penyelesaian tunggakan Uang Pengganti yang diputus berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1971.

Sementara itu, Sekertaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, R. Febry Trianto dalam sambutannya menegaskan, untuk mempercepat proses penyelesaian tunggakan tersebut, maka diadakan supervisi maupun bimbingan teknis ke satuan kerja yang memiliki tunggakan Uang Pengganti tersebut yang berdasarkan Perja Nomor 19 Tahun 2020 dan Juknis Nomor SE – 001/G/Gs/03/2021.

R Febry Trianto membeberkan data berdasarkan e-piutang, pada wilayah/Satker Kejati Sulawesi Selatan, terdapat 33 (tiga puluh tiga) Terpidana dengan sisa nilai tunggakan Uang Pengganti (UP) sebesar Rp14.624.572.690,- (empat belas miliyar enam ratus dua puluh empat juta lima ratus tujuh puluh dua ribu enam ratus sembilan puluh rupiah), yang mana telah dihapuskan tunggakan UP kepada 2 Eks Terpidana pada Kejari Maros dan Soppeng.

R Febry Trianto menambahkan, proses penyelesaian Uang Pengganti (UP) yang akan dihapuskan akan dilakukan tahap praverifikasi dan tahap verifikasi dimana pada saat penelitian berkas tersebut masih banyak kekurangan terhadap proses pelacakan aset yang dilakukan oleh Satker pengusul, untuk itu diharapkan Satker dapat proaktif untuk koordinasi dan mempedomani Peraturan Kejaksaan RI Nomor 19 Tahun 2020 dan Juknis Nomor SE – 001/G/Gs/03/2021.

Diakhir sambutannya R.FebryTrianto menyampaikan terkait dengan mekanisme pelaporan, baik itu Laporan Bulanan atau Laporan Triwulan, maupun Laporan Tahunan, Satker agar dapat melaporkan segala kegiatan secara berjenjang kepada Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Muda (Jam Datun).
Sumber : Kasi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulsel Soetarmi SH, MH

Baca juga :  Pertigaan Tanetea Bantaeng Rawan Kecelakaan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Dua Terdakwa Kasus Kematian Virendy Ajukan Pembelaan, PH : Kegiatan Diksar Legal Karena Ada Izin Universitas

PEDOMANRAKYAT, MAROS - Muhammad Ibrahim Fauzi dan Farhan Tahir, dua terdakwa dalam kasus kematian Virendy Marjefy Wehantouw (19)...

Bubuhkan Tandatangan, TK Negeri X Sinjai Utara Deklarasikan Anti Bullying dan Kekerasan

PEDOMANRAKYAT, SINJAI -- Di tengah puncak acara Peringatan Hari Anak Nasional ke 40 Tahun yang berlangsung di Halaman...

Gubernur Sulsel Buka Festival Budaya, Budaya Toraja Punya Dayatarik Luar Biasa

PEDOMANRAKYAT, TORAJA UTARA.- Dalam peringatan HUT Kab.Toraja Utara ke-16 Pemerintah Daerah Menggelar Festival Seni dan Budaya 2024 yang...

Bersama Isteri, Pj. Bupati T.R. Fahsul Falah Hadiri Kemeriahan Peringatan Hari Anak Nasional di Sinjai

PEDOMANRAKYAT, SINJAI -- Dalam rangka memeriahkan Hari Anak Nasional Ke 40 Tahun 2024, Dinas Pemberdayaan Peremouan, Perlindungan Anak,...