spot_img

Kajati Sulsel Dampingi Kaban Pemulihan Aset Kejaksaan Menyampaikan Kuliah Umum di Unhas

Bagikan:

Tanggal:

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Agus Salim, S.H., M.H. mendampingi Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI Dr. Amir Yanto, S.H., M.M., M.H., CGCAE, untuk menyampaikan Kuliah Umum di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin.

Amir Yanto juga merupakan Dosen Luar Biasa Universitas Hasanuddin. Materi kuliah umum yang dibawakan Amir Yanto yaitu “Strategi Pemulihan Aset dalam Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Korupsi”.

Turut hadir Wakil Rektor 2 Bidang Perencanaan Pengembangan dan Keuangan Prof. Subehan, S.SI., M.Pharm.Sc. Ph.D Apt, Dekan Fakultas Hukum Unhas Prof Hamzah Halim, SH,MH.M.AP, dan Ranu Mihardja, SH. M.Hum, CFrA yang merupakan Wakil Ketua Lembaga Sertifikasi Auditor Forensik (LSPAF), serta Mahasiswa S1, S2 dan S3 FH Unhas.

Dihadapan ratusan Mahasiswa dan Civitas Akademik Fakultas Hukum Unhas, Amir Yanto menjelaskan, tujuan Badan Pemulihan Aset dibentuk untuk membantu penyelesaian dan mempercepat penyelamatan Aset, dimana peran Kejaksaan dalam Pemulihan Aset yaitu melakukan kegiatan penelusuran, perampasan, dan pengembalian aset perolehan Tindak Pidana dan aset lainnya kepada negara, korban, atau yang berhak.

Peran Kejaksaan di Bidang Pemulihan Aset Melakukan kegiatan penelusuran, perampasan, dan pengembalian aset perolehan tindak pidana dan aset lainnya kepada negara, korban, atau yang berhak.

Amir Yanto juga memaparkan fungsi dari Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI yaitu :
A. Penyusunan kebijakan teknis, rencana, dan program di bidang penelusuran, perampasan, dan pengembalian aset perolehan tindak pidana dan aset lainnya kepada negara, korban, atau yang berhak;
B. Pelaksanaan penelusuran, perampasan, dan pengembalian aset perolehan tindak pidana dan aset lainnya kepada negara, korban, atau yang berhak;
C. Koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang penelusuran, perampasan, dan pengembalian aset perolehan tindak pidana dan aset lainnya kepada negara, korban, atau yang berhak;
D. Pelaksanaan hubungan kerja dengan instansi/lembaga baik di dalam negeri maupun di luar negeri di bidang penelusuran, perampasan, dan pengembalian aset perolehan tindak pidana dan aset lainnya kepada negara, korban, atau yang berhak;
E. Pemantauan, analisis, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan kegiatan di bidang penelusuran, perampasan, dan pengembalian aset perolehan tindak pidana dan aset lainnya kepada negara, korban, atau yang berhak;
F. Pelaksanaan tugas administrasi badan pemulihan aset dan pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh jaksa agung.
Amir Yanto menyampaikan bahwa Struktur Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI disusun berdasarkan pendekatan proses kerja tanpa memisahkan kewenangan pelaksanaan tugas baik di dalam dan di luar negeri sehingga diharapkan dapat terwujudnya pelaksanaan pemulihan aset yang lebih komprehensif, bahkan lebih dari itu penyusunan struktur Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI juga mempertimbangkan analisa beban kerja pada tiap jabatan yang bertujuan untuk memberikan hasil pemulihan aset yang optimal dan terukur serta mengimplementasikan konsep organisasi pemerintahan yang minim struktur namun kaya fungsi.

Baca juga :  Prof. Akbar Silo : ITSBM Selayar Jadi Pusat Kaderisasi Kaum Muda Berprestasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Berikan Rasa Aman, Satsamapta Polres Pelabuhan Makassar Rutin Patroli Wilayah

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Piket Patroli Kota (Patko) Sat Samapta Polres Pelabuhan Makassar melakukan patroli Commander Wish dan dialogis...

Badan Kebijakan Akan Gencarkan Peningkatan Konektivitas Transfortasi di Toraja Utara

PEDOMANRAKYAT, TORAJA UTARA.- Dalam Mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Toraja Utara dan sekitarnya. Badan Kebijakan Transportasi...

Polri Presisi, Bhabinkamtibmas Melayu Baru Rutin Patroli Dialogis dan Sambang

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Bhabinkamtibmas Polsek Wajo Polres Pelabuhan Makassar, Aipda Hartawan yang bertugas di Kelurahan Melayu Baru, setiap...

Dedikasi dan Ketulusan Ibu Mantang di Unismuh Makassar

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR -- Ibu Mantang, dalam usianya yang ke-72, telah mendedikasikan 34 tahun hidupnya untuk Universitas Muhammadiyah (Unismuh)...