Diduga Dirlantas Polda Sulsel, Dishub Sulsel dan Makassar Tutup Mata Terhadap Beroperasinya Bajaj Tak Berizin

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Sementara itu pula carut marut bajaj tidak berhenti begitu saja. Karena beberapa LSM hingga ormas melakukan aksi orasinya supaya nasib pengguna bajaj ini jadi profesional mencari nafkah di jalan.

Salah seorang pengguna jalan yang juga sebagai anggota Divisi Investigasi LSM PERAK Indonesia mengaku heran. Karena berita yang viral kembali lagi jadi sorotan. “Ya, kalau ditanya soal bajaj ini bagus karena sangat efisien. Namun kalau benar ini tidak ada ijin kok bisa beroperasi di jalan,” singkat Harmoko yang akrab disapa bang Moko.

Hingga berita ini kembali tayang, operasional bajaj masih jadi misteri. Dirlantas Polda Sulsel, Dishub Makassar dan Sulsel masih belum bisa menepati janjinya sebagai pelayanan publik. (*)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Empat Narasumber Kemdikbudristek Pemateri di Rakerwil LLDIKTI IX Sultanbatara di Toraja Utara 26-28 Maret 2022

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Dari Panrannuangta untuk Masa Depan: INTI Jeneponto Rayakan Dies Natalis ke-35 dan Wisuda Penuh Makna

PEDOMANRAKYAT, JENEPONTO - Ruang Pola Panrannuangta, Kantor Bupati Jeneponto, Minggu (11/01/2026), terasa berbeda. Bukan sekadar ruang resmi pemerintahan,...

Domino Naik Kelas, ORADO Sulsel Siap Kirim Atlet ke Level Nasional

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA — Pengurus Besar Federasi Olahraga Domino (ORADO) Nasional secara resmi mendeklarasikan domino naik kelas sebagai olahraga nasional. Deklarasi...

Banjir Rendam Makassar, Dandim 1408 Pimpin Langsung Penyelamatan Warga

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Makassar sejak beberapa hari terakhir menyebabkan Sungai Biring...

Titip Rindu untuk Ady: Doa, Hening, dan Lagu yang Menjaga Kenangan

PEDOMANRAKYAT, JENEPONTO - Hening itu turun perlahan, menutup ruang dan waktu. Di antara napas yang tertahan, Rektor INTI...