Direktur Utama PedomanRakyat.co.id, James Wehantouw, menyatakan bahwa turnamen ini adalah bentuk nyata dari kepedulian terhadap pelestarian olahraga tradisional. Ia menegaskan bahwa domino memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.
Hal senada juga disampaikan oleh H. Ahmad Abdi Baramuli, perwakilan Ketua IKA SMANSA 82, yang menyebut antusiasme peserta luar biasa. Ia berharap domino bisa masuk dalam struktur resmi KONI dan bahkan dipertandingkan dalam ajang besar seperti PORDA hingga PON.
“Domino bukan sekadar permainan, tapi simbol kebersamaan, kecermatan, dan sportivitas. Kita ingin ini menjadi olahraga rakyat yang diakui dan dibanggakan,” ujarnya dalam sambutan yang disambut tepuk tangan peserta.
Liga Cacing Domino Pasangan 2025 didukung penuh oleh banyak pihak, termasuk Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, Ketua Umum IKA SMANSA 82 sekaligus Gubernur Kalimantan Utara. Dukungan sponsor seperti Gudang Garam, TVS Motor, SMDC, dan Virendy Cafe menjadikan turnamen ini tak hanya kompetitif, tapi juga meriah dan berkesan. (*Rz)