Sidang pleno I Kongres Perstuan PWI Pusat Sabtu berlangsung sedikit a lot saat terjadi diskusi antara Pimpinan Sidang dengan delegasi PWI Kalimantan Utara (Kaltara). Pasalnya, Ketua PWI Kaltara yang diundang oleh Panitia Kongres Persatuan, tidak tercantum sebagai peserta Kongres Persatuan yang tertuang dalam surat mandat sesuai dengan PD PRT PWI.
Pimpinan sidang Zilkifli Gani Ottoh akhirnya bersikeras agar PWI Kaltara menuntaskan permasalahan internalnya dulu sebelum memberikan suara dalam pemilihan Ketua Umum PWI Pusat dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat.
Berdasarkan informasi yang berkembang dalam kongres tersebut, ternyata terjadi disharmoni antara Ketua PWI Kaltara dengan personel pengurus lainnya. Terbukti, dalam sidang pleno PWI Kaltara, Ketua PWI tidak hadir, hingga melahirkan surat mandat yang diberikan kepada bukan Ketua PWI Kaltara.
Hingga saat ini, dua calon ketua Umum PWI Pusat yang sudah disahkan adalah Henri Ch.Bangun (Ketua PWI 2023-2025) dan Ahmad Munir, sementara Ketua Dewan Kehormatan adalah Atal Sembiring Depari (Ketua PWI 2028-2023) dan Sihono HT (jurnalis senior dari Yogyakarta). Saat berita tayang, para calon ketua umum PWI Pusat dan calon Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat sedang menyampaikan visi dan misinya. (MDA).