PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Musyawarah Provinsi (Musprov) Taekwondo Indonesia (TI) Sulawesi Selatan resmi dibatalkan.
Agenda yang seharusnya menjadi ajang pemilihan ketua baru TI Sulsel itu kandas di tengah jalan karena tak satu pun bakal calon memenuhi syarat akhir pencalonan.
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) TI Sulsel, H. Andi Gunawan, S.Pd, mengatakan tiga nama yang semula digadang-gadang bakal maju sebagai calon ketua tidak ada yang mengembalikan berkas pencalonan hingga batas waktu yang ditentukan.
“Tiga bakal calon itu masing-masing mantan Bupati Gowa dua periode, Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo, Kalfin Alloto’dang yang merupakan ketua demisioner, serta Kopda Syaiful Bakhri Syamsul Bakhri,” ujar H. A. Gunawan saat dihubungi Jumat, 10 Oktober 2025.
Menurut H. A. Gunawan, sempat ada satu nama yang mengembalikan berkas pada Rabu, 8 Oktober 2025, yakni Kopda Syaiful Bakhri Syamsul Bakhri.
Berkas Syaiful, kata dia, dinyatakan lengkap, termasuk surat dukungan dari 13 pengurus kabupaten/kota (Pengkab/Pengkot) TI Sulsel.
Namun menurutnya, proses itu terhenti setelah TPP TI Sulsel menerima surat dari Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad dengan nomor SI/20/IX/2025.
Surat tersebut berisi pembatalan izin bagi Kopda Syaiful Bakhri untuk mengikuti pemilihan pengurus provinsi Taekwondo Sulawesi Selatan.
“Dengan adanya surat itu, kami tidak bisa melanjutkan prosesnya. Maka pencalonan Kopda Syaiful Bakhri kami nyatakan batal,” tutur H. A. Gunawan.
Dengan batalnya seluruh proses pencalonan, TPP TI Sulsel pun menunda pelaksanaan Musprov hingga waktu yang belum ditentukan.
Belum ada keterangan resmi dari Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) mengenai langkah selanjutnya setelah pembatalan ini. (Hdr)

