Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat Makassar. Dari 150 calon pendonor, terkumpul 118 labu darah, sementara 32 orang lainnya tidak memenuhi syarat medis namun tetap mendapat apresiasi atas niat baik mereka. Bagi Anna, angka tersebut bukan hanya statistik, tetapi simbol kuat bahwa AMA mampu menggerakkan partisipasi publik. “Ini bukti bahwa nilai kemanusiaan selalu ada, tinggal kita yang harus memfasilitasi. AMA bangga menjadi jembatan antara niat baik dan kebutuhan nyata di lapangan,” tegasnya.
Menutup kegiatan, Anna Serafine Awang mengajak masyarakat dan organisasi lain untuk terus menjadikan aksi sosial sebagai budaya, bukan sekadar kegiatan sesekali. Ia menekankan bahwa AMA Makassar akan terus bergerak menghadirkan program-program yang memperkuat solidaritas sosial. “Donor darah adalah donor kehidupan. Semoga langkah hari ini menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus menebar manfaat. Kita melangkah ke tahun baru dengan energi positif, membawa semangat kemanusiaan sebagai komitmen bersama,” pungkasnya. (*Rz)


