Gerakan Ayah Mengambil Rapor : Momen Kecil, Dampak Besar

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Oleh: Yulius_Lutim

Jumat (19/12) pagi, halaman sekolah di Luwu Timur tak lagi sepenuhnya milik para ibu. Di antara kerumunan, terlihat sosok-sosok yang biasanya hanya mengantar sampai gerbang yakni para ayah. Ada yang menggenggam map cokelat, ada yang sesekali melirik jam, seolah memastikan dirinya tidak salah tempat. Namun langkah mereka mantap menuju ruang kelas, menuju cerita tentang anaknya.

Inilah denyut dari Gerakan Ayah Ambil Rapor, sebuah inisiatif nasional Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang sederhana dalam bentuk, namun dalam maknanya. Ayah datang ke sekolah, bukan sekadar mengambil selembar kertas berisi angka, tetapi menghadirkan diri dalam satu fase penting pendidikan anak.

Selama bertahun-tahun, sekolah identik dengan ibu. Ibu yang hadir saat rapat, ibu yang berdiskusi dengan guru, ibu pula yang pulang membawa rapor. Ayah sering berada di balik layar, bekerja, mencari nafkah, menitipkan urusan pendidikan pada pasangan. Bukan karena abai, melainkan karena pola asuh lama yang membagi peran secara tak seimbang.

Gerakan ini pelan-pelan menggoyahkan kebiasaan itu. BKKBN ingin menghadirkan pola asuh yang lebih setara dan kolaboratif, di mana ayah dan ibu berdiri sejajar dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Pendidikan bukan lagi beban satu pihak, melainkan kerja bersama.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  GOR di Stadion Andi Ninnong Rusak, HIPSI Wajo: Pemerintah Gagal Dalam Pengawasan Pembangunan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Masyarakat Toraja di Tana Luwu, IKAT Pemersatu dan Andil Pembangunan di Daerah

PEDOMANRAKYAT, LUWU RAYA - Bupati/Walikota di 4 (empat) Pemerintah di Tana Luwu (Luwu Raya), mengakui sumbangsih luar biasa...

Jelang Pemeriksaan BPK, Disdik Sulsel Kebut Rekonsiliasi Dana BOSP Sekolah

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, menegaskan percepatan rekonsiliasi dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP)...

Hj. Buaidah bint H. Achmad Orang Tua Tunggal nan Lahirkan Dua Profesor

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Sekali waktu Ibu Hj. Buaidah binti H.Achmad ke kamar mandi. Itu beberapa tahun silam. Di...

Ketua MUI Sulsel AG Prof.Dr.H.Najamuddin Abd.Syafa, M.A., “Mati Bagaikan Sebuah Pintu”

Ketua MUI Sulsel AGH Prof.Dr. Najamuddin Abd.Syafa (duduk, kiri) didampingi Prof.Dr.Ahmad Thib Raya, M.A. (Foto:mda). PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Ketua...