PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG. Selama tahun 2025 situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di Kabupaten Soppeng angka penindakan akibat pelanggaran meningkat sementara kejadian kecelakaan lalu lintas menurun .
Hal tersebut diungkapkan Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana S,IK M,IK dalam Press Release akhir Tahun 2025 di Aula Tantya Sudhirajati yang dihadiri Wakapolres Kompol Sudarmin S,Sos bersama Kabag,Kasat ,Kanit dan puluhan awak media. Dipaparkan , jumlah penindakan berupa tilang naik dari 332 pada tahun 2024 menjadi 471 pada tahun 2025 naik 139 atau 41,9 persen ,Sementara penindakan berupa teguran naik dari 469 pada tahun 2024 menjadi 620 pada tahun 2025 atau naik 151 .
Tentang angka kecelakaan lalu lintas ,Kapolres paparkan kejadian tahun 2024 180 menurun 27 kejadian menjadi 153 pada tahun 2025 .Korban meninggal dunia juga menurun dari 28 orang pada tahun 2024 menjadi 27 orang pada tahun 2025. Sementara korban luka luka tetap 205 orang pada tahun 2024 sama dengan korban luka pada tahun 2025 . Untuk kerugian materil kapolres paparkan tahun 2024 Rp239.700.007 meningkat menjadi Rp305.200.030 pada tahun 2025 atau kerugian materil naik Rp65,5 juta.
Menjawab pertanyaan awak media ,tentang masih banyaknya anak di bawah umur pelajar SMP yang belum cukup umur punya SIM memakai kendaraan roda dua ke sekolah serta maraknya pemakaian sepeda listrik . Kasat Lantas Polres Soppeng H Alwi S,Pd M,Si katakan pihaknya secara rutin telah mengunjungi SMP dan SMA sederajat melakukan sosialisasi memberikan pengertian serta bagaimana ikut mematuhi aturan berlalu lintas di jalan raya .

