“Hasil asesmen ini nantinya akan menjadi dasar kami dalam menyusun laporan teknis bersama OPD lainnya serta pengajuan langkah penanganan tepat, baik melalui anggaran daerah maupun koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat,” ujar Rhommy.
Sementara itu, Bupati Pinrang, Irwan Hamid menyampaikan, peninjauan lokasi bencana tidak hanya melihat langsung dampak bencana hidrometeorologi berupa banjir rob, abrasi, dan tanggul jebol, tetapi juga sebagai bentuk asistensi Pemerintah dalam mencari solusi konkrit atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
Bupati Irwan menegaskan, pemerintah akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat, dengan melakukan langkah-langkah yang cepat dan terukur, serta tetap membangun koordinasi dengan pihak terkait agar dampak bencana dapat diminimalkan sehingga aktivitas dan perekonomian warga bisa segera normal kembali
“Keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas. Pemerintah akan terus berupaya mencarikan solusi agar dampak bencana ini bisa segera ditangani dan tidak berlarut-larut,” kata Bupati Irwan.
Dalam peninjauan ini, Bupati Pinrang didampingi Kepala BPBD, Kepala Dinas Bimacipta, Kepala Bappeda, serta Plt. Kepala Dinas SDA dan Bina Konstruksi Pinrang. (busrah)

