Ratusan agenda tersebut mencakup beragam sektor, mulai dari administrasi pemerintahan, rapat koordinasi, musyawarah perencanaan pembangunan, pembinaan aparatur desa, hingga pelayanan publik di bidang kesehatan, pendidikan, dan ketertiban umum. Kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat juga menjadi bagian dari agenda rutin Camat.
Tidak sedikit kegiatan yang dilaksanakan di luar jam kerja formal, termasuk pada akhir pekan dan hari libur nasional. Pola ini menggambarkan karakter pelayanan publik di tingkat lokal yang menuntut kehadiran langsung pejabat pemerintahan di tengah masyarakat.
Dengan 315 hari aktif dari 365 hari kalender, kinerja Camat Tomoni Timur sepanjang 2025 menunjukkan pendekatan kepemimpinan yang berbasis kehadiran lapangan. Kehadiran langsung dalam berbagai aktivitas masyarakat menjadi salah satu cara untuk memastikan kebijakan dan program pemerintah berjalan efektif, sekaligus merespons kebutuhan warga secara cepat.
Rekapitulasi 782 agenda tersebut memberikan potret bagaimana pemerintahan tingkat kecamatan berperan sebagai garda terdepan pelayanan publik. Di tengah kompleksitas persoalan lokal, Camat Tomoni Timur menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah daerah dan realitas kehidupan masyarakat di tingkat akar rumput. (#)

