Domino Naik Kelas, ORADO Sulsel Siap Kirim Atlet ke Level Nasional

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA — Pengurus Besar Federasi Olahraga Domino (ORADO) Nasional secara resmi mendeklarasikan domino naik kelas sebagai olahraga nasional. Deklarasi tersebut digelar bersamaan dengan Deklarasi Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I ORADO Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Melalui momentum bersejarah ini, ORADO menegaskan komitmennya untuk mengembangkan dan memajukan domino dari sekadar permainan rakyat menjadi olahraga nasional yang bermartabat, menjunjung tinggi sportivitas, serta berorientasi pada prestasi. Ke depan, ORADO diposisikan sebagai wadah resmi pembinaan atlet domino nasional, sekaligus sebagai organisasi yang bertanggung jawab menyelenggarakan kompetisi secara berjenjang, menjaga standar aturan permainan, serta menegakkan etika olahraga domino di Indonesia.

Deklarasi tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting olahraga nasional, di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Letnan Jenderal TNI (Purn) Marciano Norman, serta jajaran pengurus ORADO dari berbagai daerah. Dalam kesempatan itu, Yooky Tjahrialresmi secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum ORADO Nasional.

Menpora Erick Thohir dalam sambutannya menegaskan pentingnya pengelolaan olahraga domino secara profesional dan terstruktur agar dapat diterima sebagai bagian dari sistem olahraga nasional.

“Olahraga domino harus dikelola secara serius, terstruktur, dan profesional. Kehadiran ORADO menjadi fondasi penting agar domino tidak lagi dipandang sekadar permainan, tetapi berkembang sebagai olahraga nasional yang menjunjung sportivitas dan prestasi,” ujar Erick Thohir.

Sebelum terbentuknya ORADO, komunitas dan perkumpulan domino di Indonesia tersebar di 32 provinsi dan belum terhimpun dalam satu organisasi nasional yang solid dan terstruktur. Kondisi tersebut membuat pembinaan atlet, standarisasi aturan, serta penyelenggaraan kompetisi belum berjalan optimal. Melalui deklarasi ini, seluruh perkumpulan domino tersebut resmi disatukan dalam satu wadah organisasi nasional.

Baca juga :  Klarifikasi Dosen UNM: Bantah Tudingan Penjualan Buku untuk Syarat Ujian

Saat ini, ORADO telah memetakan sistem pembinaan atlet domino secara merata di seluruh Indonesia. ORADO tercatat memiliki 38 Pengurus Provinsi serta lebih dari 300 Pengurus Daerah di tingkat kabupaten dan kota. Struktur organisasi ini diharapkan mampu menjalankan kebijakan pengurus pusat secara efektif serta mengoptimalkan potensi atlet domino dari berbagai daerah.

1
2TAMPILKAN SEMUA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Dari Panrannuangta untuk Masa Depan: INTI Jeneponto Rayakan Dies Natalis ke-35 dan Wisuda Penuh Makna

PEDOMANRAKYAT, JENEPONTO - Ruang Pola Panrannuangta, Kantor Bupati Jeneponto, Minggu (11/01/2026), terasa berbeda. Bukan sekadar ruang resmi pemerintahan,...

Banjir Rendam Makassar, Dandim 1408 Pimpin Langsung Penyelamatan Warga

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Makassar sejak beberapa hari terakhir menyebabkan Sungai Biring...

Titip Rindu untuk Ady: Doa, Hening, dan Lagu yang Menjaga Kenangan

PEDOMANRAKYAT, JENEPONTO - Hening itu turun perlahan, menutup ruang dan waktu. Di antara napas yang tertahan, Rektor INTI...

Langkah Preventif Mitigasi Banjir: Lurah Kunjung Mae Inspeksi Saluran Air di Kawasan Strategis

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Semangat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga seolah tak pernah padam dari nadi kepemimpinan Lurah...