“Kita berterimakasih dan memberikan apresiasi yang sangat positif atas keterlibatan TNI/Polri dalam menanggapi kondisi ini. Bayangkan, hanya dalam waktu 3,5 jam, kami melakukan koordinasi dengan mereka dan lainnya untuk mempersiapkan semua perlengkapan dan akomodasi untuk terjun ke lokasi bencana. Mereka bergerak dengan cepat dan tepat,” ujarnya.
“Dalam rentang waktu itu, kita sudah siap dan langsung bergerak menuju lokasi bencana dengan membawa semua kebutuhan yang diperlukan. Kami akui bahwa tanpa keterlibatan TNI/Polri, Pemda Halut pasti cukup kesulitan untuk membereskan kerusakan yang terjadi di lokasi bencana”, papar Bupati Piet.
Hal yang sama pun terlihat saat di beberapa lokasi bencana lainnya seperti di Kao Barat, Galela Utara dana Galela Selatan. Peran aktif TNI/Polri sangat terasa dan sangat membantu.
“Kondisi di mana semua akses transportasi terputus. Lewat darat tidak bisa karena jalan tertutup longsor, akses jembatan putus. Lewat laut, cuaca belum memungkinkan. Tapi dengan tekad dan semangat, mereka turun dan bekerja tanpa kenal lelah,” ungkapnya.
“Karena itu selaku Bupati, kami memberikan apresiasi dan terimakasih sebesar-besarnya kepada pihak TNI/Polri, Dandim 1508/Tobelo dan Kapolres Halut atas kerjasama dan koordinasi terpadu yang telah dibuktikan dalam penanganan bencana ini”, pungkas Bupati Piet. (co)

