“Ini adalah bentuk nyata bahwa Polri tidak hanya hadir dalam tugas-tugas kedinasan, tetapi juga dalam momen-momen paling berat dalam kehidupan anggotanya. Kapolres ingin memastikan bahwa keluarga personel yang berduka tidak merasa sendiri, terutama anak-anak yang kehilangan sosok ibu,” ujar Aipda Adil.
Ia menambahkan bahwa Polres Pelabuhan Makassar memandang seluruh personel dan keluarganya sebagai satu keluarga besar. “Kebersamaan dan kepedulian inilah yang terus kami jaga. Di saat duka, kami hadir untuk saling menguatkan,” tambahnya.
Momen ini menjadi potret indah kemanusiaan dalam tubuh Polri. Di balik seragam dan tugas berat menjaga keamanan, terdapat hati yang peduli, merangkul, dan menguatkan. Bagi keluarga yang ditinggalkan, kehadiran Kapolres dan jajaran menjadi penghibur di tengah kesedihan yang mendalam. (*)

