Kelembutan

Rusdy
Rusdy 312 Pembaca
2 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Oleh : H Hasaruddin, Guru Besar UIN Alauddin Makassar

Anand Krishna pernah menulis, bahwa kesadaran akan membuat seseorang lembut. Tetapi tidak lemah. Kelembutan dan kelemahan adalah dua hal berbeda. Kelemahan akan membuat seseorang alot, keras. Tindakan kekerasan dibutuhkan oleh seseorang untuk menutupi kelemahan diri sendiri.

Kelembutan merupakan kualitas seorang pemberani, seorang pahlawan sejati. Kelembutan muncul dari kekuatan.

Khalil Gibran pernah menuturkan, “Kelembutan beberapa orang, bagaikan permukaan halus sebuah kerang. Halus, tetapi tidak berisi. Tidak ada mutiara di dalamnya. Tangisan seorang saudara pun tidak terdengar olehnya.”

Masih menurut Khalil Gibran, “Berbahagialah, jika bertemu dengan seseorang yang kuat sekaligus lembut. Tampak jelas kemuliaan dirinya, sehingga mereka yang buta pun dapat melihatnya.”

Kelembutan dalam pandangan Khalil Gibran sebagai kepedulian terhadap sesama manusia, sesama mahluk hidup. Bahkan terhadap alam semesta beserta isinya. Tanpa kepedulian terhadap segalanya, sesungguhnya “kerang kehidupan” kita tidak berisikan “mutiara kesadaran.”

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Perhimpunan Filantropi Indonesia dan Bappelitbangda Sulsel Dorong Penyusunan RAD SDGs 2025–2030 yang Inklusif dan Berkelanjutan
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!