Prodi Teknik Lingkungan Terus Berupaya Capai Target 50 Maba

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Seiring diperpanjangnya penerimaan mahasiswa baru pada Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, selain Fakultas Kedokteran dan Farmasi, hingga 20 Juli 2022 mendatang, Program Studi (Prodi) Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik UMI (FT UMI), terus berupaya untuk memenuhi target mahasiswa baru dengan berbagai sosialisasi.

Mulai dari pembagian brosur, pembuatan baliho, hingga pemanfaatan berbagai media, baik di media sosial maupun melalui media massa.

Hal ini dikemukakan Dekan FT UMI, Dr. Ir. H. Mukthar Thahir Syarkawi, MT, ATU, saat ditemui awak media di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Diungkapkan Dr. H. Mukthar, Prodi Teknik Lingkungan memang merupakan prodi baru. Ini sesuai dengan surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebubadayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia No. 216/E/O/2022 tentang izin pembukaan Program Studi Teknik Lingkungan FT UMI.

“Meski demikian, pihak kami terus berupaya menggenjot penerimaan mahasiswa baru. Dimana, target kami untuk Tahun Akademik (TA) 2022/2023 di Prodi Teknik Lingkungan adalah 50 orang,” tegasnya.

Lebih lanjut Dr H. Mukthar mengatakan, untuk sekarang ini, luaran Teknik Lingkungan sangat dibutuhkan di pasar kerja. Bahkan, hampir seluruh bidang pekerjaan, membutuhkan lulusan dari bidang Teknik Lingkungan.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Kepala LLDIKTI IX Puji Tatakelola Universitas Patompo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...