Peringati Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-60, Lapas Kelas IIA Bulukumba Gelar Upacara Tabur Bunga di TMP

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, BULUKUMBA — Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke- 60 Tahun 2024, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bulukumba Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Upacara Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kab. Bulukumba, Kamis (25/04).

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bulukumba, Mut Zaini memimpin langsung pelaksanaan kegiatan ini dengan bertindak selaku Inspektur Upacara, Kasi Kamtib Nur Ansyar bertindak sebagai Perwira Upacara dan Rustan Kasubsi Pelaporan bertindak sebagai Komandan Upacara.

”Alhamdulillah, hari ini Lapas Kelas IIA Bulukumba dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-60 melaksanakan giat upacara dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan,” Ungkap Kalapas Bulukumba, Mut Zaini.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Ayah dan Anak Tewas Bersimbah Darah, UH : Ciri-Ciri Pelaku Bertubuh Kurus

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Memberi Efek Jera, Satlantas Polres Soppeng Amankan Empat Sepeda Motor

PEDOMANRAKYAT ,SOPPENG , Komitmen Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Soppeng dalam menjaga keamanan dan ketertiban berlalulintas di jalan...

PLN Sinjai Jadwalkan Pemadaman Listrik di Sinjai Timur dan Selatan

PEDOMANRAKYAT, SINJAI – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sinjai kembali menjadwalkan pemadaman listrik sementara dalam rangka pemeliharaan dan...

Dari Panrannuangta untuk Masa Depan: INTI Jeneponto Rayakan Dies Natalis ke-35 dan Wisuda Penuh Makna

PEDOMANRAKYAT, JENEPONTO - Ruang Pola Panrannuangta, Kantor Bupati Jeneponto, Minggu (11/01/2026), terasa berbeda. Bukan sekadar ruang resmi pemerintahan,...

Titip Rindu untuk Ady: Doa, Hening, dan Lagu yang Menjaga Kenangan

PEDOMANRAKYAT, JENEPONTO - Hening itu turun perlahan, menutup ruang dan waktu. Di antara napas yang tertahan, Rektor INTI...