PEDOMAN RAKYAT, MAROS.- Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Nasional oleh dosen ADPERTISI sukses digelar, Sabri 13 Juli 2024 di rumah Kepala Desa Moncongloe Lappara Maros.
Acara ini dihadiri sekitar 50 warga masyarakat dan antusias berpartisipasi dalam kegiatan.
Selain masyarakat, acara ini juga dihadiri 11 dosen dari 4 perguruan tinggi swasta di Makassar, Kepala Desa dan aparatur desa, BABINSA, BINMAS, serta Mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin.
Kegiatan PKM ini mencakup pendampingan teknis, pelatihan kewirausahaan, pengelolaan BUMDES, sektor ketahanan pangan, dan pemberdayaan UMKM.
Dosen pendamping PKM Nasional ADPERTISI 2024 Kelompok 23, Dr. Haeruddin Daeng Malala, M.M, dalam laporannya mengatakan tujuan PKM ini adalah sebagai wujud pelaksanaan amanah Tridharma Perguruan Tinggi meliputi pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pada ranah pengabdian kepada masyarakat, dosen melaksanakan kegiatan di Desa Moncongloe Lappara ini untuk bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat lokal.
Tahap awal ini, dosen pengabdi mengidentifikasi potensi yang ada di Desa Moncongloe Lappara untuk dikembangkan jadi aset siap dikerjasamakan.
Potensi-potensi ini akan dituangkan dalam rencana tindak lanjut (RTL) kegiatan PKM jangka panjang yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Kepala Desa Moncongloe Lappara, Sirajuddin, S.AP, pada kesempatan itu
menjelaskan, desa ini memiliki luas lahan sekitar 500 hektar dan jumlah penduduk mencapai 1.500 jiwa.
Pekerjaan utama penduduk desa adalah di sektor pertanian dan peternakan, dengan sebagian kecil yang bekerja di sektor perdagangan dan jasa.
Desa Moncongloe Lappara memiliki potensi di berbagai sektor, termasuk pertambangan, pertanian, pengembangan UMKM, pengembangan BUMDes, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.
Desa Moncongloe Lappara memiliki nilai lebih karena kedekatannya dengan Kota Makassar, serta adanya pengembangan perumahan dan wisata bendungan Nipa-Nipa.