“Berbagi Kebahagiaan”, Masjid Wal-Asrhy Bagikan Nasi Kuning kepada Jamaah Setiap Subuh Jumat

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMAN RAKYAT – MAKASSAR. Masjid Wal-Asrhy, yang terletak di Jalan Sungai Kelara, lrg. 96, Kelurahan Pisang Utara, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, memiliki tradisi yang sangat mulia. Setiap Subuh Jumat, masjid ini berbagi nasi kuning kepada jamaah yang hadir.

Tradisi ini belum lama, baru sekitar 4 bulan dan telah menjadi kegiatan yang sangat dinantikan oleh jamaah. Nasi kuning yang dibagikan adalah simbol kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dan kebersamaan kepada jamaah,” kata Ir. H. Abd. Djalil Razak Ketua Pengurus Masjid Wal-Asrhy.
“Nasi kuning yang kami bagikan adalah simbol kebersamaan .” ujarnya lagi.
Jamaah yang hadir sangat mengapresiasi tradisi ini. Apa lagi nasi kuning yang dibagikan sangat lezat .

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Polres Maros Tegas Tangani Dugaan Aliran Sesat Tarekat Ana' Loloa di Tompobulu

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...