PEDOMANRAKYAT, PINRANG – Lagi-lagi, tanggul penahan air sungai di Pinrang kembali Jebol. Kali ini, terjadi di Dusun Patumbu, Desa Rajang, Kecamatan Lembang. Tanggul sungai sepanjang 100 meter lebih itu jebol akibat derasnya air sungai di wilayah itu yang disebabkan intensitas hujan yang tinggi.
Dengan kondisi tersebut, sedikitnya 100 hektare lebih lahan sawah dan kebun jagung milik warga terancam akan mengalami kegagalan panen jika tidak tertangani dengan cepat. Apalagi, curah hujan di bulan Januari 2026 ini masih diprediksi akan tinggi.
Kejadian yang berulang-ulang dengan wilayah yang tersebar ini, seharusnya sudah menjadi perhatian Pemkab Pinrang, baik melalui instansi terkait, pemerintah setempat maupun para petani dan elemen masyarakat lainnya. Sebab, kalau sudah terjadi maka penanganannya akan jauh lebih lama lagi. Belum lagi melapor ke sana sini, lalu meninjau dampak kerusakannya, menunggu lagi hasil assessment teknisnya yang tidak hanya satu-dua hari, baru kemudian bisa diperbaiki.
Seperti halnya yang terjadi di Dusun Patumbu ini, mendapat kabar tanggul sungai jebol, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Kontruksi Pinrang, A Sinapati Rudy buru-buru turun ke lokasi kejadian bersama Camat Lembang, Muh Yusuf Nur dan Kades Rajang, Muh Abu pada Jum’at (2/1).

