BAZNAS dan Pemkot Makassar Perkuat Sinergi, Wujudkan Kota Ramah Lansia

Ramzy 271 Pembaca
3 Menit baca

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Kepala Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, Dr. H.M. Ashar Tamanggong, menerima kunjungan silaturahmi Kepala Dinas Kependudukan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Makassar, Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si, di ruang kerja Ketua BAZNAS Makassar, Selasa 11 November 2025. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, hadir pula Wakil Ketua II BAZNAS Makassar, H. Syahruddin Mayang, sejumlah pejabat internal BAZNAS, serta Pengurus Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Kota Makassar.

Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menyukseskan program-program sosial pemerintah kota, khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat lanjut usia. Kadis PPKB memperkenalkan program unggulan Sekolah Lansia, sebuah inovasi layanan sosial yang kini dikembangkan untuk mewujudkan Makassar sebagai kota ramah lansia.

Menurut Irwan Bangsawan, Sekolah Lansia bukan hanya ruang belajar, tetapi wahana untuk menjaga semangat hidup, kesehatan mental, dan kemandirian para lansia. Program ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memberi penghargaan kepada warga yang telah berkontribusi besar dalam perjalanan pembangunan kota.

“Sekolah Lansia memberi kesempatan kepada para orang tua kita untuk tetap aktif, berkarya, berbagi pengalaman, dan terus merasa berharga. Mereka bukan sekadar penerima layanan, tetapi sosok teladan yang menuntun generasi muda dengan kebijaksanaan,” ungkapnya penuh semangat.

Ia menyampaikan bahwa pada Ahad 16 November mendatang, pihaknya akan menggelar kegiatan kebersamaan bersama peserta Sekolah Lansia, yang dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar. Pada kesempatan tersebut, para lansia akan menerima bingkisan sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi.

Menanggapi hal itu, Ketua BAZNAS Makassar menyatakan dukungan penuh dan siap bersinergi dalam penyaluran bantuan kepada para lansia yang tergolong berhak menerima zakat, infak, dan sedekah. Ia menegaskan bahwa BAZNAS selalu terbuka terhadap gerakan-gerakan sosial yang memperkuat keberkahan dalam kehidupan masyarakat.

“Kami di BAZNAS Makassar berjalan beriringan dengan Pemkot Makassar. Ketika ada program pemerintah yang bermuara pada kemaslahatan ummat, maka kami hadir untuk mendukung dan menyukseskannya. Inilah amanah yang kami emban,” ujarnya.

Ashar Tamanggong juga menjelaskan bahwa program BAZNAS Makassar selama ini berjalan baik berkat dukungan para muzakki, termasuk ASN Pemkot Makassar yang secara konsisten menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya. Kepedulian ini menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang menyentuh masyarakat secara nyata.

BAZNAS Makassar memiliki jaringan hingga tingkat lorong, sehingga mampu mengidentifikasi kebutuhan primer masyarakat, mulai dari pangan, pendidikan, hingga layanan kesehatan. Namun untuk pembangunan yang bersifat jangka panjang dan skala luas, kolaborasi lintas institusi menjadi kunci keberhasilan.

Di akhir pertemuan, Ashar Tamanggong menyampaikan harapannya agar sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Kota Makassar tidak lagi berjalan sebagai dua entitas terpisah. “Kita adalah dua arus yang mengalir dari hulu berbeda, namun bermuara pada satu tujuan: kemaslahatan, keadilan sosial, dan pembangunan yang berkelanjutan,” tutupnya. (din pattisahusiwa)

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version