PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Makassar Andi Akhmad Muhajir Arif menjelaskan membludaknya masyarakat di Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar, Rabu (17/6/2026), dipicu oleh penutupan pendaftaran jalur non-domisili dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, yang meliputi jalur prestasi, mutasi, dan afirmasi.
Menurut Akhmad Muhajir, tingginya jumlah warga yang datang ke kantor Disdik terjadi karena pada tahap verifikasi berkas calon peserta didik masih terdapat sejumlah dokumen yang harus dikoordinasikan langsung dengan Dinas Pendidikan.
Ia mengatakan, meski bertepatan dengan hari libur, pelayanan di Dinas Pendidikan Kota Makassar tetap dibuka hingga malam hari. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dalam pelaksanaan SPMB 2026.
Ia menuturkan, proses pendaftaran SPMB 2026 akan berakhir pada Rabu malam pukul 00.00 Wita. Adapun hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 18 Juni 2026.
Terkait daya tampung sekolah negeri, mantan Camat Bontoala itu memastikan tidak ada penambahan rombongan belajar (rombel) pada tahun ini. Kebijakan tersebut mengacu pada petunjuk teknis yang ditetapkan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP).
Untuk mengantisipasi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri, Disdik Makassar telah menjalin kerja sama dengan sekitar 60 sekolah swasta. Sekolah-sekolah tersebut siap memberikan beasiswa kepada peserta didik yang tidak lolos seleksi di sekolah negeri.
Menurut Akhmad Muhajir, kerja sama tersebut diharapkan dapat menjadi solusi bagi siswa yang belum memperoleh tempat belajar sekaligus menekan angka anak tidak sekolah di Kota Makassar. (Hdr)
