PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Nasib malang menimpa Emilius Sjukur (57), seorang buruh harian lepas yang tinggal di kawasan padat penduduk Kota Makassar. Rumah semi permanen miliknya yang berlokasi di Jalan Ir. Juanda 2, RT 005/RW 005, Kelurahan Walawalaya, Kecamatan Tallo, ludes dilalap si jago merah pada Rabu (24/6/2026) pagi.
Insiden kebakaran yang terjadi sekitar pukul 10.00 WITA ini diduga kuat dipicu oleh kelalaian pemilik rumah yang meninggalkan kompor dalam keadaan menyala.
Menurut kesaksian Andi Wati, seorang warga setempat, petaka ini bermula saat korban sedang memasak air di dapurnya. Diduga karena lelah, Emilius kemudian memutuskan untuk berbaring dan beristirahat di dalam rumah hingga akhirnya lupa dengan air yang sedang ia masak.
"Pemilik rumah baru tersadar setelah mendengar teriakan histeris dari warga yang melihat kepulan asap. Korban langsung kaget dan teringat kalau dia sedang memasak air," ujar Andi Wati saat memberikan keterangan.
Begitu berlari ke arah dapur, Emilius mendapati kobaran api sudah membesar dan menjalar cepat hingga ke bagian atap. Dalam kondisi panik, ia segera menyelamatkan diri keluar rumah dan berteriak meminta tolong.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung bergerak cepat mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya, sementara warga lainnya bergegas menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar.
Merespons laporan warga, sebanyak 10 unit armada pemadam kebakaran (Damkar) Kota Makassar tiba di lokasi kejadian pada pukul 10.20 WITA. Dibantu oleh warga sekitar dan aparat keamanan yang mengamankan jalur, petugas Damkar langsung berjibaku menjinakkan api agar tidak meluas ke pemukiman sekitar.
Setelah hampir satu jam berjuang, amukan si jago merah akhirnya berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 10.55 WITA.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, bangunan rumah beserta isinya hangus tak bersisa. Kerugian materiil yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp150.000.000 (Seratus lima puluh juta rupiah).
Hingga berita ini diturunkan, kasus kebakaran tersebut telah ditangani oleh pihak Polsek Tallo untuk penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, sebanyak 8 unit armada Damkar telah meninggalkan lokasi pada pukul 11.10 WITA, dan 2 unit armada masih disiagakan (standby) di TKP guna melakukan proses pendinginan demi mengantisipasi munculnya titik api baru. (*)

