PEDOMANRAKYAT, BIMA - Enam negara sudah memastikan memperoleh tiket babak 32 besar Piala Dunia 32. Keenam Negara itu sudah mengantongi poin 6, masing-masing Meksiko (Grup A), Amerika Serikat (D), Jerman (E), Prancis dan Norwegia (D), Argentina (J) dan Kolombia (K).
Beberapa negara masih harus menunggu satu laga sisa untuk memastikan lolos ke babak selanjutnya. Seperti di Grup B Kanada dan Swiss sudah mengantongi nilai 4. namun dengan hasil seri saja, cukup bagi kedua tim ini lolos ke babak berikutnya. Keduanya akan berhadapan pada tanggal 25 Juni 2026. Yang kalah atau menang dalam pertandingan ini tetap akan lanjut ke babak berikutnya karena Qatar kalau pun menang harus dengan memasukkan 8-9 gol untuk menggeser siapa pun yang kalah dalam pertandingan antara Kanada dan Swiss.
Pada Grup C, Brasil dan Maroko sama-sama mengantongi poin 4. Maroko akan menghadapi Haiti 25 Juni, Brasil menghadapi Skotlandia pada tanggal yang sama. Skotlandia harus meraih poin 3 untuk melaju ke babak berikut guna melengkapi nilai 3 hingga menjadi 6. Namun Brasil dengan hasil seri saja sudah melaju ke babak berikutnya. Bagi Maroko pun dengan minimal hasil seri juga akan melaju ke babak berikutnya.
Untuk Grup D Australia dan Paraguay yang sama-sama mengantongi nilai 3 harus memenangkan laga ketiga ini jika ingin melaju ke babak berikutnya. Jika hasil seri berapa pun gol yang diciptakan, termasuk tanpa gol, Australia jelas akan mendampingi Amerika Serikat ke babak berikutnya karena selisih golnya jauh lebih baik dibandingkan Paraguay.
Pada Grup E, Pantai Gading yang sudah mengantongi poin 3 hanya perlu bermain seri saja dengan Curacao pada tanggal 26 Juni. Jika Curacao menang, dia akan mendampingi Jerman ke babak berikutnya. Dengan catatan Ekuador kalah saat berhadapan dengan Jerman di laga terakhir 25 Juni. Untuk maju ke babak selanjutnya Ekuador harus menundukkan Jerman.
Di Grup F Belanda dan Jepang sudah mengantongi poin 4. Belanda akan menghadapi Tunisia 26 Juni 2026. Hasil seri saja cukup bagi Belanda untuk melaju ke 32 besar. Kalau saja Belanda kalah, tidak akan menolong Tunisia ke 32 besar. Tetapi jika Swedia menundukkan Jepang 26 Juni akan mengantongi nilai 6. Kalau seri akan mengantongi nilai 4. Kalau hasil seri, Jepang akan memuncaki klasemen dengan catatan jika Belanda kalah atas Tunisia. Namun di atas kertas mungkin peluang Tunisia memenangkan pertandingan kecil mengingat tim ini termasuk tim yang banyak kebobolan (9) dan hanya sekali membobolkan jala lawan dengan poin 0.
Persaingan yang ketat terjadi di Grup G. Mesir yang sudah mengantongi nilai 4 harus memenangkan pertandingan terakhir melawan Iran yang mengantongi nilai 2 dengan Belgia. Jika saja Iran menang berarti mengantongi nilai 5 dan langsung memuncaki klasemen, dengan catatan Belgia harus mengalahkan Selandia Baru yang baru membukukan poin 1, sehingga memperoleh poin 5. Hitung-hitungan tiga tim di grup G ini sangat ketat dan bisa jadi tim dengan urutan ketiga akan terlibat dalam pertandingan “play off” untuk menentukan peringkat ketiga terbaik.
Lanjut ke Grup H, Spanyol dengan nilai 4 minimal seri saja saat berhadapan dengan Uruguay 27 Juni, sudah lolos. Uruguay sendiri harus mencari kemenangan. Pesaing ketat Uruguay adalah Tanjung Verde yang memaksanya bermain imbang 2-2 pada tanggal 22 Juni.
Tanjung Verde dalam pertandingan terakhir berhadapan dengan Arab Saudi. Di atas kertas Tanjung Verde bisa mengatasi Arab Saudi. Jika pun seri, Tanjung Verde mengantongi nilai 3. Dia bisa lolos jika Spanyol berhasil mengalahkan Uruguay. Bila Uruguay dan Tanjung Verde menang dalam laga terakhir babak penyisihan 48 besar, Spanyol yang akan tersingkir.
Pada Grup J, Austria dan Aljazair yang sama-sama mengantongi poin 3 harus mati-matian memenangkan pertandingan ketiga. Dua kesebelasan ini akan berhadapan pada tanggal 28 Juni. Pemenang pertandingan ini akan mendampingi Argentina yang lebih dulu lolos ke babak berikutnya. Jika hasil seri, berapa pun jumlah golnya, maka Austria yang akan melaju. Dengan catatan Argentina tidak menyerah kepada Yordania. Jika pun karena mukjizat saja Yordania menang, apalagi seri menghadapi Tim Tango ini, tokh tidak akan menolong nasib Yordania ke babak selanjutnya.
Di Grup K, Portugal hanya memerlukan hasil seri ketika menghadapi Kolombia pada tanggal 28 Juni. Hasil seri pun Portugal aman lolos. Kalau pun kalah atas Kolombia dan Kongo menang atas Uzbekistan, nanti akan berhitung dalam selisih gol dengan Portugal yang jauh lebih unggul dalam memasukkan gol ke jala lawan.
Yang juga krusial adalah di Grup L. Inggris dan Ghana sama-sama mengantongi poin 4. Kroasia membayangi dengan poin 3 di urutan ketiga. Inggris akan menghadapi Panama pada pertandingan 28 Juni. Inggris harus memenangkan laga ini agar aman. Hasil seri bisa repot jika Kroasia berhasil mengatasi Ghana. Kalau Kroasia bermain imbang dengan Ghana berapa pun golnya, Inggris akan unggul dalam selisih gol. Kroasia harus memenangkan laga ini, tetapi Ghana bukan tim yang dapat dipandang sebelah mata. Bagi Ghana hasil seri saja cukup mengantarnya mendampingi Inggris yang diperkirakan akan mampu mengatasi permainan Panama. (mda)
