Makassar Gandeng Jepang Bangun Sistem Deteksi Banjir Real-Time

Ramzy
Ramzy 114 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan pentingnya langkah antisipatif dalam penanganan banjir di Kota Makassar melalui penerapan teknologi pemantauan berbasis data dan sistem peringatan dini.

Hal itu disampaikan Munafri saat memimpin rapat bersama pihak Nihon Suido Consultants dari Jepang di Balai Kota Makassar, Selasa (9/6/2026), guna membahas implementasi kerja sama penanganan banjir yang telah diawali dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) pada November 2025 lalu.

Menurut Munafri, persoalan banjir masih menjadi tantangan tahunan di sejumlah wilayah di Makassar sehingga dibutuhkan sistem pengendalian yang mampu mempercepat respons pemerintah di lapangan.

“Bagi kami Kota Makassar ini sangat penting, karena setiap tahun kami terdampak banjir di beberapa area tertentu dan kadang-kadang banjir parah. Sehingga itulah kenapa kita memerlukan langkah antisipasi ini,” kata Munafri.

Pertemuan tersebut menjadi tahap awal pelaksanaan proyek teknologi Smart JAMP dari Jepang, yakni sistem pemantauan banjir yang mampu menyajikan informasi secara waktu nyata (real-time).

Rencana implementasi proyek mitigasi banjir itu dipaparkan Senior Manager for Project Strategy Nihon Suido Consultants, Tobe Tatsuya. Ia menjelaskan mekanisme teknologi sensor yang akan digunakan untuk memperkuat sistem mitigasi banjir di Makassar.

“Proyek akan kita mulai dengan demonstrasi skala kecil di titik rawan banjir Kota Makassar,” ujarnya.

Munafri menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dibangun bersama Pemerintah Jepang. Pemerintah Kota Makassar, kata dia, siap mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.

“Terima kasih atas presentasinya. Kami dari Pemkot Makassar akan mempersiapkan bersama apa yang perlu dilakukan untuk menjalankan teknologi ini,” katanya.

Ia juga meminta seluruh kepala organisasi perangkat daerah terkait memaksimalkan dukungan terhadap pelaksanaan proyek tersebut, termasuk memastikan proses berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

Baca juga :  Aliansi Peduli Keadilan Gelar Aksi di Depan Mapolda Sulsel Tuntut Pengusutan Kasus Kematian Fikri

Menurut Munafri, dukungan pendanaan dari Pemerintah Jepang harus dimanfaatkan secara optimal agar menghasilkan sistem pengendalian banjir yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

“Pendanaannya datang dari kementerian di Jepang, jadi ini benar-benar harus terus mengikuti prosesnya. Tolong dijalankan dengan benar,” tegasnya.

Munafri turut meminta evaluasi dilakukan secara berkala, termasuk melalui pertemuan virtual bersama tim Jepang guna memastikan implementasi proyek berjalan efektif.

Ia berharap kerja sama antara Pemerintah Kota Makassar dan Jepang mampu menghadirkan inovasi yang dapat menjadi solusi terhadap persoalan banjir tahunan di Makassar.

“Saya berharap kita bisa membangun kerja sama yang baik bersama untuk membuat sesuatu yang baik di Kota Makassar,” tutupnya. (Hdr)

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!