Mohon Pengemudi Taksi Bandara Bima ‘Ditatar’ Santun

Ramzy 26 Pembaca
5 Menit baca

PEDOMANRAKYAT, BIMA – Wartawan senior dan Tokoh Pers Nasional asal Sulawesi Selatan, M. Dahlan Abubakar mendapat perlakuan kurang enak dari para pengemudi taksi Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Kamis (18/6/2026) petang.

Pasalnya, insiden ini terjadi ketika adiknya di Kota Bima menjemput di halaman bandara. Para pengemudi taksi itu mengetahui kalau sang adik sering mengantar calon penumpang sebagai pengemudi grab. Namun, tidak pernah menjemput penumpang menggunakan aplikasi grab karena yang dijemput adalah keluarga sendiri. Bahkan, aplikasinya dia matikan karena akan menjemput kakak atau keluarga sendiri.
Meskipun diberi tahu bahwa yang dijemput itu adalah kakaknya sendiri, pengemudi itu tidak ngotot. Mereka bergeming dan tetap menahan mobil yang hendak ditumpangi Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel ini hendak bergerak.

Yang tidak etis, mereka berlagak arogan. Meminta identitas adik dan kakaknya. Padahal, memperlihatkan identitas pribadi kepada yang tidak berhak dan berkepentingan merupakan pelanggaran hukum. Lantaran tidak ingin ribut, KTP pun diperlihatkan.

“Loh.. ini namanya berbeda. Alamatnya juga berbeda,” kata salah seorang pengemudi yang berkulit gelap.
Adiknya pun menyebutkan, namanya yang tertera di KTP tanpa nama orang tua, sedangkan kakak menggunakan nama orang tua.

“Alamatnya jelas berbeda. Saya tinggal di Makassar, adik tinggal di Bima,” Dahlan berusaja menjelaskan.
Karena mereka tetap bertahan, Dahlan pun memperlihatkan kartu wartawan utama, meskipun mereka bukan pihak yang pantas diperlihatkan.

“Saya berharap dengan melihat kartu itu akan melepas saya pergi,” kata Dahlan kepada media ini.

“Wah..ini bagus jadi bahan berita,” sambung wartawan senior Sulawesi Selatan ini.
“Silakan diberitakan,” jawabnya arogan dan bodoh.
Begitu mendengar tantangan pengemudi taksi itu, Dahlan merasa kasihan juga. Pasalnya, kalau insiden ini viral di media, kemudian ditingkahi terjangan media sosial, jelas akan berdampak buruk bagi eksistensi mereka di bandara tersebut.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version