Penamatan MAN 2 Sinjai, Bupati Titip Pesan Kuat untuk Generasi Masa Depan
PEDOMANRAKYAT, SINJAI – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti penamatan siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri 2 Sinjai yang digelar di UMSi Maraja Convention Center, Rabu (13/5/2026).
Di hadapan para siswa dan orang tua, Bupati Sinjai Dra. Hj. Ratnawati Arif menyampaikan pesan tegas sekaligus inspiratif kepada para lulusan agar tidak hanya menjadi pencari ijazah, tetapi mampu menjadi generasi pemecah masalah bagi daerah.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Sinjai itu disambut antusias oleh ratusan peserta yang memadati lokasi kegiatan.
Acara ini turut dihadiri perwakilan Forkopimda, Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Sinjai H. Akmaluddin, Kepala Kantor Penyelenggaraan Haji dan Umrah Sinjai Hj. Kamriati Anies, Kepala Dinas Pendidikan Sinjai Irwan Suaib, Camat Sinjai Utara Agus Salam, Kepala MAN 2 Sinjai Dra. Hj. Zakiah beserta jajaran, serta para orang tua siswa.
Dalam sambutannya, Bupati Ratnawati Arif menyampaikan tiga pesan penting kepada 58 siswa kelas XII yang resmi menamatkan pendidikan mereka di MAN 2 Sinjai.
Pesan pertama, para lulusan diminta menjadi pembelajar sepanjang hayat dan tidak berhenti hanya karena telah memperoleh ijazah.
“Ijazah ini adalah tiket masuk ke gerbang berikutnya. Kekuatan kalian bukan hanya pada nilai akademik, tetapi kemampuan untuk terus beradaptasi dan belajar,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya generasi muda menguasai digitalisasi, literasi data, hingga kemampuan berkolaborasi di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat.
“Dunia kerja ke depan tidak lagi bertanya di mana ijazahmu, tetapi apa yang bisa kamu selesaikan,” tambahnya.
Pesan kedua, Bupati mengajak para lulusan agar mampu menciptakan peluang dan tidak hanya menunggu kesempatan datang.
Menurutnya, Kabupaten Sinjai memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar mulai dari sektor kelautan, pertanian hingga ekonomi kreatif.
Karena itu, ia berharap para alumni MAN 2 Sinjai dapat hadir sebagai generasi muda yang inovatif dan mampu menjadi problem solver bagi daerahnya sendiri.
“Jangan cemas jika belum langsung bekerja atau kuliah. Pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai program pelatihan vokasi dan wirausaha muda. Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi anak muda Sinjai yang kreatif dan inovatif,” jelasnya.
Sementara pesan ketiga, Bupati menekankan pentingnya menjaga akhlak dan nilai-nilai keislaman di tengah derasnya arus informasi dan budaya instan saat ini.
Menurutnya, lulusan madrasah memiliki keistimewaan karena dibekali pendidikan agama yang kuat sehingga diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Di era hoaks, ujaran kebencian, dan budaya instan yang merajalela, tunjukkan bahwa lulusan MAN 2 Sinjai adalah generasi yang santun, jujur, peduli, dan beradab,” pesannya.
Sebanyak 58 siswa kelas XII MAN 2 Sinjai dinyatakan lulus tahun ini dan berkesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Momentum penamatan tersebut berlangsung penuh haru, terutama saat para siswa menerima ucapan selamat dari guru dan orang tua yang turut bangga atas capaian mereka. (iz)