PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan Iqbal Nadjamuddin menegaskan pentingnya pemahaman seluruh satuan pendidikan terhadap pedoman penatausahaan dan pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Karena itu, Dinas Pendidikan Sulsel menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penatausahaan Pengelolaan Dana BOSP di Hotel Dalton Makassar, Kamis (11/6/2026) hingga Jumat (19/6/2026).
Menurut Iqbal, kegiatan tersebut menjadi langkah untuk memperkuat pemahaman sekolah terhadap aturan dan regulasi pengelolaan dana BOSP sehingga pelaporan pertanggungjawaban dapat dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah temuan yang kerap berulang dalam pengelolaan dana BOSP. Karena itu, seluruh peserta diharapkan memahami setiap ketentuan yang berlaku agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi.
Selain sebagai sarana penguatan kapasitas, bimtek juga menjadi ruang diskusi antara pemateri dan peserta. Bahkan, simulasi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan dinilai perlu dilakukan untuk memperjelas penerapan aturan dalam pengelolaan dana BOSP.
Ketua Panitia H Juniar Jabbar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong transparansi pengelolaan dana BOSP di lingkungan satuan pendidikan.
Menurut dia, pelaksanaan bimtek menjadi semakin penting karena pada tahun ini sebagian besar bendahara sekolah merupakan pejabat baru. Kondisi itu menuntut adanya penguatan pemahaman terhadap regulasi terbaru terkait pengelolaan dana BOSP.
Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap seluruh satuan pendidikan dapat menjalankan pengelolaan dana sesuai ketentuan sehingga terhindar dari persoalan hukum di kemudian hari.
Peserta pada angkatan pertama terdiri atas kepala sekolah, bendahara, dan seorang operator sekolah yang mewakili masing-masing satuan pendidikan. Setiap sekolah mengikuti bimtek selama dua hari.
Pada hari pertama, peserta menerima materi mengenai pengawasan dan pengelolaan dana BOSP, pengelolaan aset melalui aplikasi Simbakda, manajemen aplikasi Arkas 2026, serta pengelolaan aplikasi Sim BOS.
Sementara pada hari kedua, materi yang diberikan meliputi laporan pertanggungjawaban dana BOSP tahun 2026, temuan dan risiko dalam pengelolaan dana BOSP, serta sistem dan tata cara penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). (Hdr)
