Raja Gowa Sambut Misi Pelestarian Warisan Leluhur dalam Kunjungan Sekretariat Syaikh Jumadil Kubra

Ramzy
Ramzy 48 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Sekretariat Syaikh Jumadil Kubra (SJK) telah mengadakan kunjungan hormat kepada Yang Mulia Permaisuri Gowa dan Yang Mulia Raja Gowa di kediaman resmi keluarga Kerajaan Gowa di Kota Makassar pada Kamis, 4 Juni 2026.

Kunjungan ini merupakan bagian daripada ikhtiar mempererat silaturahmi, memperkukuh hubungan sejarah dan peradaban, serta membangun kesadaran bersama akan pentingnya pelestarian warisan budaya, adat istiadat, dan nilai-nilai keislaman yang diwariskan oleh para leluhur Nusantara.

Dalam suasana penuh kekhidmatan, rombongan menyampaikan penghormatan dan doa kepada Almarhum Sultan Gowa ke-38, Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaeng Lembang Parang (Sultan Malikussaid II), yang sepanjang hayatnya dikenal memiliki komitmen besar dalam menjaga marwah, martabat, dan keberlangsungan institusi adat Kerajaan Gowa.

Yang Mulia Permaisuri Gowa turut berkongsi mengenai perjuangan Almarhum dalam memelihara warisan sejarah dan kebudayaan Gowa sebagai tonggak identitas masyarakat. Keteguhan dan kebijaksanaan beliau menjadi inspirasi dalam meneruskan amanah pelestarian nilai-nilai luhur kerajaan yang telah berusia ratusan tahun.

Rombongan juga berkesempatan berdialog dengan Yang Mulia Raja Gowa, Andi Muhammad Imam Daeng Situju, yang kini mengemban amanah sebagai pemimpin adat dan penjaga warisan Kesultanan Gowa. Dalam pertemuan tersebut, dibahas pelbagai aspek sejarah Kesultanan Gowa, peranan institusi istana dalam memelihara nilai agama dan budaya, serta pentingnya memperkuat hubungan antargenerasi dalam menjaga kesinambungan warisan leluhur.

Sekretariat SJK turut menyampaikan gagasan untuk mempererat jaringan silaturahmi keturunan para ulama dan tokoh besar Nusantara, termasuk upaya menghidupkan kembali nilai-nilai peradaban Islam yang berakar pada kecintaan kepada ilmu, adab, akhlak mulia, serta tanggung jawab sosial terhadap umat dan lingkungan.

Sebagai bagian daripada rangkaian kunjungan, rombongan dibawa meninjau Istana Balla Lompoa yang kini berfungsi sebagai istana adat dan museum sejarah Kerajaan Gowa. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke kompleks makam Raja-Raja Gowa, termasuk makam Sultan Hasanuddin, pahlawan besar Nusantara yang dikenang atas perjuangannya mempertahankan kedaulatan dan kehormatan bangsa.

Baca juga :  Tak Hentinya Menjalin Silaturahmi, Ratusan Alumni SMANSA 82 Kembali Kumpul dan Bergoyang di Lantai 20 Hotel Karebosi Condotel

Rombongan juga berziarah ke Kompleks Makam Katangka yang berada di kawasan Masjid Tua Katangka, salah satu pusat perkembangan Islam tertua di Sulawesi Selatan. Ziarah tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa para pendahulu yang telah meletakkan dasar-dasar peradaban Islam, adat, dan kebudayaan di Tanah Makassar.

Sekretariat Syaikh Jumadil Kubra menyambut baik komitmen Kerajaan Gowa dalam menjaga kesinambungan warisan sejarah, adat, dan nilai-nilai keagamaan. Semangat tersebut diharapkan dapat terus menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda dalam membangun masa depan tanpa melupakan akar sejarah dan identitas peradaban bangsa.

Semoga Allah SWT mencurahkan rahmat-Nya kepada para pendahulu yang telah berjasa, mengurniakan kesehatan, kebijaksanaan, dan keberkahan kepada keluarga besar Kerajaan Gowa, serta menjadikan silaturahmi dan kerja sama ini sebagai jalan bagi terpeliharanya warisan luhur Nusantara untuk generasi mendatang. (*)

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!