PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Gerbong mutasi di lingkungan Kodam XIV/Hasanuddin kembali bergerak. Kolonel Kav Dr. Ir. Amran Wahid, S.T., M.M., IPM, resmi mengemban tugas baru sebagai Kepala Bagian Operasional (KBO) Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sulawesi Selatan. Jabatan strategis ini ia terima setelah menuntaskan masa baktinya sebagai Kabag Ops Binda Sultra.
Bagi lingkungan Kodam XIV/Hasanuddin, nama Kolonel Amran bukanlah sosok yang asing. Perwira menengah TNI AD kelahiran Sulawesi Selatan ini dikenal memiliki rekam jejak yang panjang dan kuat di bidang intelijen serta teritorial.
Karier Cemerlang di Dunia Intelijen
Sebelum dipercaya mengomandoi operasional Binda Sulsel, Kolonel Amran telah menduduki sederet posisi krusial. Beberapa di antaranya meliputi:
Kabag Ops Binda Sultra
Kasi Intel Korem 142/Tatag
Kepala Sandi dan Siber Kodam XIV/Hasanuddin
Wakil Asisten Intelijen Kasdam XIV/Hasanuddin
Komandan Detasemen Intelijen Kodam XIV/Hasanuddin
Komandan Kodim 1412/Kolaka
Wakil Komandan Detasemen Intelijen Kodam VII/Wirabuana
Spesialis Penyelesai Masalah Strategis
Pengalaman panjang di lapangan membentuk Kolonel Amran menjadi perwira yang andal dalam pengamanan wilayah dan penyelesaian konflik. Di antara sekian banyak tugasnya, ada beberapa torehan prestasi penting yang mencatatkan namanya:
Sengketa Lahan Mandalika: Terlibat langsung dalam penyelesaian sengketa lahan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort di Lombok, NTB.
Pengamanan Infrastruktur Nasional: Sukses mengatasi gangguan sosial yang sempat menghambat pembangunan jaringan SUTTET PLN jalur Sulsel–Sultra pada tahun 2019.
Pemberantasan Cyber Crime: Berhasil mengungkap kasus penipuan siber bermodus cloning WhatsApp yang mencatut nama pejabat TNI dan Polri pada tahun 2018.
Komitmen Jaga Stabilitas Keamanan Sulsel
Menanggapi amanah baru ini, Kolonel Kav Amran Wahid menegaskan komitmennya untuk bekerja maksimal. Ia siap memberikan kontribusi terbaik demi mendukung stabilitas dan keamanan di wilayah Sulawesi Selatan.
Dengan perpaduan keahlian di bidang intelijen, sandi, siber, hingga teritorial, hadirnya Kolonel Amran diharapkan mampu memperkuat sinergi Binda Sulsel dalam mengawal pembangunan daerah. (Ardhy M Basir)

